28 Ton Sampah Diangkut dari Medan dalam Sehari, Pemko Waspadai Ancaman Banjir

redaksi
6 Jun 2026 19:44
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Aksi gotong royong massal dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar Pemerintah Kota Medan berhasil mengumpulkan 28 ton sampah. Kegiatan yang berlangsung serentak di berbagai wilayah Kota Medan itu melibatkan sekitar 19 ribu peserta.
Aksi bersih-bersih tersebut menjadi puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kota Medan yang dipusatkan di Taman Hutan Kota Beringin, Sabtu (6/6/2026).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, mengatakan ribuan peserta yang terdiri dari aparatur pemerintah, petugas kebersihan, TNI, dan masyarakat dikerahkan untuk membersihkan lingkungan, termasuk kawasan bantaran Sungai Babura.
“Kita melibatkan 19 ribu peserta dan berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 28 ton selama pelaksanaan gotong royong,” kata Melvi.

Menurut Melvi, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini diawali dengan berbagai kegiatan, mulai dari kampanye pengelolaan sampah, edukasi pelestarian lingkungan, penanaman 1.383 bibit pohon, hingga gotong royong di masing-masing wilayah kerja.
Selain itu, sepanjang Juni 2026 pihaknya juga akan melakukan sosialisasi Program Adiwiyata ke sejumlah sekolah guna mendorong keterlibatan dunia pendidikan dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Program ini mendorong agar sekolah berperan aktif terhadap pelestarian lingkungan hidup,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi risiko bencana banjir yang kerap terjadi di Kota Medan.
Menurutnya, persoalan sampah yang dibuang sembarangan ke parit dan sungai masih menjadi salah satu penyebab terganggunya sistem drainase kota.

“Kita masih mengingat banjir besar yang terjadi pada 2024 dan 2025. Hal yang sama bisa saja terulang jika kita tidak bersiap dan berbenah dari sekarang,” katanya saat memimpin apel gabungan sebelum kegiatan gotong royong.
Zakiyuddin meminta camat, lurah, kepala lingkungan, serta petugas P3SU untuk memperkuat pengawasan kebersihan lingkungan, membersihkan saluran drainase, dan terus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kota Medan juga dirangkai dengan peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI oleh Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat yang diikuti secara virtual. (Reza)