Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.
MEDAN, kaldera.id – Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat untuk terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.
Hal itu disampaikan Tiorita saat menghadiri pembukaan Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 di Delipark Mall Medan, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Tiorita, ajang yang digelar Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
“KKSU menjadi momentum yang sangat baik bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Kegiatan seperti ini membuka peluang agar UMKM semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Tiorita.
Ia mengatakan Pemkab Langkat akan terus memperkuat pembinaan terhadap UMKM melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar.
Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM Langkat tidak hanya bertahan di pasar lokal, tetapi mampu berkembang dan bersaing dengan produk dari daerah lain.
“Pemkab Langkat siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mendorong UMKM naik kelas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global,” ujarnya.
KKSU 2026 dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono bersama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.
Kegiatan yang mengusung tema “Dari Lokal ke Global: Mendorong UMKM yang Inovatif, Inklusif, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing Internasional” itu menjadi wadah promosi sekaligus penguatan ekosistem UMKM di Sumatera Utara.
Selain pameran produk unggulan, KKSU 2026 juga menghadirkan berbagai agenda seperti Sumatra Export Celebration, Medan Digifestival, edukasi literasi keuangan, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta bazar produk UMKM dan kuliner khas Sumatera Utara.
Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMKM diharapkan dapat memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas produk, serta menjalin kerja sama bisnis yang mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. (Reza)