Deli Serdang Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Bupati Asri Ludin: Data Akurat Kunci Pembangunan

redaksi
9 Jun 2026 18:12
Medan News 0 105
3 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang menyatakan komitmennya mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Deli Serdang mulai pertengahan Juni mendatang.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat menerima audiensi jajaran BPS Kabupaten Deli Serdang di ruang rapat Kantor Bupati Deli Serdang, Selasa (9/6/2026).

Menurut Bupati, data yang akurat dan berkualitas menjadi kunci utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, Pemkab Deli Serdang siap berkolaborasi dengan BPS untuk memastikan seluruh tahapan sensus berjalan lancar dan menjangkau seluruh pelaku ekonomi di daerah.

“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Ketika kondisi masyarakat dan dunia usaha tergambar secara utuh, pemerintah dapat menyusun program yang lebih tepat sasaran, baik di bidang ekonomi, ketenagakerjaan, pemberdayaan usaha, maupun pelayanan publik lainnya,” kata Asri Ludin Tambunan.

Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mendukung sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 agar masyarakat dan pelaku usaha memahami pentingnya pendataan tersebut.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, baik skala besar maupun kecil, sangat menentukan keberhasilan sensus yang hasilnya akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan pengembangan ekonomi di masa depan.

“Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha sangat menentukan keberhasilan sensus ini. Data yang diberikan hari ini akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi di masa mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Deli Serdang, Elly Suharyadi, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting untuk memotret berbagai perubahan aktivitas ekonomi yang terjadi dalam satu dekade terakhir.

Menurut Elly, perkembangan ekonomi digital, perubahan pola konsumsi masyarakat pascapandemi Covid-19, hingga munculnya profesi dan model usaha baru menjadi alasan penting dilaksanakannya sensus tersebut.

“Banyak aktivitas ekonomi baru yang tumbuh di tengah masyarakat, mulai dari transaksi digital, usaha berbasis platform, hingga profesi baru seperti content creator. Seluruh perubahan ini perlu dipetakan sebagai dasar penyusunan kebijakan ekonomi ke depan,” jelasnya.

Selain mendata sektor usaha konvensional, SE2026 juga akan menghimpun data terkait ekonomi digital, ekonomi kreatif, dan ekonomi lingkungan guna memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai perkembangan ekonomi daerah.

Elly mengungkapkan, tahapan persiapan telah dilakukan sejak April hingga Mei 2026 melalui berbagai kegiatan sosialisasi. Sebanyak 1.555 petugas sensus akan diterjunkan ke seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang untuk melakukan pendataan.

Pelepasan petugas sensus dijadwalkan berlangsung pada Kamis (11/6/2026) di halaman Kantor Bupati Deli Serdang. Selanjutnya, pencanangan pendataan akan dilakukan pada 15 Juni 2026 yang akan diawali langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang.

Pendataan lapangan akan berlangsung secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan memanfaatkan teknologi digital melalui perangkat telepon genggam dan sistem berbasis web.

Adapun objek pendataan meliputi perusahaan besar, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), unit usaha perorangan, serta berbagai aktivitas ekonomi lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Deli Serdang.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Pemkab Deli Serdang. Insya Allah mulai 15 Juni nanti pelaksanaan sensus akan diawali langsung oleh Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati,” tutup Elly. (Reza)