Port FC Jadi Ujian Pertama PSMS di Piala Presiden

redaksi
25 Jul 2026 14:49
Medan News 0 2
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan menegaskan tidak datang ke Piala Presiden 2026 sebagai pelengkap. Meski berstatus tim Championship (Liga 2), Ayam Kinantan bertekad memberikan kejutan saat menghadapi juara bertahan Port FC pada laga perdana Grup B di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) pukul 15.30 WIB.

Pelatih PSMS Eko Purdjianto mengatakan turnamen pramusim tersebut menjadi ajang penting untuk mengukur kesiapan tim sebelum menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.

“Kita bersyukur bisa ikut Piala Presiden. Ini ajang juga buat pre-season kita. Kita bawa 28 pemain dan sudah persiapan selama tiga minggu,” kata Eko dalam konferensi pers, Sabtu (25/7/2026).

PSMS langsung menghadapi lawan berat. Port FC merupakan juara bertahan Piala Presiden sekaligus salah satu klub papan atas Thailand yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman.
Meski demikian, Eko memastikan timnya telah melakukan persiapan maksimal untuk menghadapi laga tersebut.

“Kita tahu pertandingan pertama melawan Port FC yang tahun lalu juara Piala Presiden. Mereka tim kuat, tetapi kita sudah menyiapkan diri untuk menghadapi mereka,” ujarnya.

Selain mempersiapkan tim utama, Piala Presiden juga dimanfaatkan PSMS untuk melihat kemampuan sejumlah pemain yang sedang menjalani masa trial.
Menurut Eko, pemain yang mampu menunjukkan performa terbaik berpeluang direkrut untuk memperkuat PSMS pada kompetisi mendatang.

“Kalau pemain trial menunjukkan performa yang bagus, tentu akan kita rekrut. Kalau belum sesuai kebutuhan, kita masih punya waktu mencari pemain lain untuk mengisi posisi yang kurang,” katanya.

Eko juga mengonfirmasi gelandang senior Rachmad Hidayat tidak dibawa ke Surabaya karena masih menjalani pemulihan cedera yang dialaminya saat persiapan tim.
“Pemain yang tidak kita bawa Rachmad Hidayat. Cedera yang dialami tidak berat, tetapi kita tidak ingin memaksakan. Yang terpenting dia siap saat kompetisi nanti,” ungkapnya.

Meski harus menghadapi tim-tim elite seperti Port FC, Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya di Grup B, Eko menegaskan hal itu justru menjadi motivasi bagi skuadnya untuk menunjukkan kualitas.

“Kita memang tim Championship yang menghadapi juara bertahan. Tapi kita ingin menampilkan permainan terbaik dan menunjukkan bahwa PSMS bisa bersaing,” tegasnya.
Eko juga berharap dukungan suporter PSMS yang berada di Surabaya dapat menjadi tambahan motivasi bagi para pemain.

“Suporter Medan yang ada di Surabaya kami harapkan bisa memberikan dukungan kepada tim,” katanya.
Sementara itu, bek asing PSMS Angelo Meneses mengakui laga melawan Port FC tidak akan mudah. Menurut pemain asal Portugal itu, seluruh peserta Piala Presiden memiliki kualitas yang sangat baik.

“Port FC juara musim lalu, jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Tapi kami siap karena sudah bekerja keras selama beberapa minggu terakhir,” ujar Angelo.
Pemain berusia 33 tahun tersebut mengatakan PSMS datang dengan kepercayaan diri tinggi meski berstatus klub Championship.

“Semua orang tahu PSMS dari Championship, tetapi kami juga bisa bersaing dengan tim-tim besar. Itu yang ingin kami tunjukkan di turnamen ini,” katanya.

Angelo juga mengingatkan rekan-rekannya agar mewaspadai seluruh pemain Port FC, termasuk Bruno Moreira yang pernah bermain di Liga 1 bersama Persebaya Surabaya.

“Bruno pemain bagus, tetapi Port FC tidak hanya punya satu pemain berkualitas. Kami harus waspada terhadap seluruh pemain mereka dan tetap memainkan permainan kami sendiri,” ujarnya.

PSMS berharap mampu mencuri perhatian di Piala Presiden 2026 sekaligus menjadikan turnamen ini sebagai tolok ukur kekuatan tim sebelum mengarungi Championship musim 2026/2027. (Reza)