Bekal Kemenangan 6-0, PSMS Tantang Adhyaksa di Stadion Patriot

redaksi
26 Sep 2026 13:05
Medan News 0 1
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — PSMS Medan membawa modal kepercayaan diri tinggi saat bertandang ke markas Adhyaksa FC pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Namun, Pelatih Eko Purdjianto mengingatkan anak asuhnya agar tidak terlena dengan kemenangan besar pada laga sebelumnya.

Duel Grup A antara Adhyaksa FC dan PSMS Medan akan berlangsung di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu (27/9/2026) pukul 19.00 WIB.

Ayam Kinantan datang dengan bekal kemenangan meyakinkan 6-0 atas Persiku Kudus. Hasil itu mengangkat PSMS ke posisi kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, hanya terpaut dari Persikad Depok yang memimpin klasemen dengan enam poin.

Meski berada dalam tren positif, Eko menilai laga tandang ke Bekasi tetap menyimpan tantangan tersendiri. Apalagi, Adhyaksa FC dipastikan berambisi meraih kemenangan perdana musim ini setelah hanya mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.

“PSMS berangkat hari ini ke Bekasi, siap untuk menghadapi Adhyaksa besok malam. Tim sangat siap, kita membawa 23 pemain dan siap buat pertandingan besok dengan hasil yang terbaik,” kata Eko Purdjianto, Sabtu (26/9/2026).

PSMS membawa 23 pemain untuk menghadapi pertandingan tersebut. Namun beberapa pemain masih harus mendapat perhatian khusus dari tim pelatih.

Rachmad Hidayat dan Sulthan Zaki masih menjalani latihan terpisah karena belum berada dalam kondisi terbaik. Sementara penjaga gawang Rudi dipastikan absen lantaran masih menjalani sanksi kartu merah.

Eko mengungkapkan persiapan tim kali ini sedikit berbeda karena tidak mendapatkan kesempatan menjalani official training di stadion pertandingan. Sebagai gantinya, skuad PSMS menjalani aktivitas latihan pagi sebelum bertolak ke Bekasi.

“Kita sudah adaptasi di pertandingan pertama tanpa official training. Kita tidak bisa coba lapangan, tapi tadi pagi kita sudah melakukan aktivitas untuk mengganti OT yang tidak dilakukan di stadion,” ujarnya.

Meski Adhyaksa FC belum meraih kemenangan musim ini, Eko menegaskan timnya tidak akan meremehkan lawan. Menurutnya, jajaran pelatih sudah melakukan analisis terhadap kekuatan dan sejumlah pemain kunci yang dimiliki tim tuan rumah.

“Untuk pemain Adhyaksa Bekasi kita tahu, kita sudah analisa beberapa pemain. Kita harus waspada untuk hasil yang terbaik,” katanya.

Penjaga gawang PSMS, M. Natshir Fadil atau Deden Natshir, juga menilai laga di Bekasi tidak akan mudah. Menurutnya, menjaga tren positif membutuhkan kerja keras dan konsistensi sepanjang pertandingan.

“Sebagai pemain tentunya kita pengen menjaga tren positif, tapi itu tidak mudah. Kita main di kandang lawan dan kita harus bekerja keras untuk mendapatkan poin di Bekasi,” ujar Deden.

Di sisi lain, Adhyaksa FC juga tengah berada dalam tekanan. Tim asuhan Widyantoro itu baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan setelah bermain imbang 1-1 melawan Persiku Kudus dan kalah 1-2 dari Persikad Depok.

Situasi tersebut membuat laga melawan PSMS menjadi momentum penting bagi Adhyaksa untuk bangkit di hadapan pendukung sendiri.

PSMS juga diperkirakan mendapat dukungan langsung dari suporter yang hadir di Bekasi. Eko menyebut kehadiran mereka menjadi suntikan motivasi tambahan bagi para pemain untuk membawa pulang poin.

“Untuk suporter yang akan hadir, terima kasih selalu mendukung PSMS. Salah satu motivasi tim buat meraih poin besok. Terima kasih suporter atas support-nya selalu buat PSMS Medan,” ucap Eko.

Berdasarkan data I.League, rekor pertemuan kedua tim relatif berimbang. Dalam lima pertemuan terakhir, PSMS Medan dan Adhyaksa FC sama-sama mengoleksi dua kemenangan, sementara satu laga lainnya berakhir imbang.

Modal kemenangan telak atas Persiku memang membuat kepercayaan diri PSMS meningkat. Namun, ujian sesungguhnya kini menanti di Bekasi, saat Ayam Kinantan berusaha menjaga laju positif sekaligus mempertahankan posisi di papan atas klasemen Grup A. (Reza)