948 Petugas Turun Lapangan, Langkat Mulai Sensus Ekonomi 2026 pada 15 Juni

redaksi
13 Jun 2026 15:11
News Sumut 0 144
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Langkat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan mulai digelar di seluruh wilayah Kabupaten Langkat pada pertengahan Juni mendatang.

Dukungan tersebut ditegaskan Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, saat mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Hotel Grand Stabat, Kamis (11/6/2026).

Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memotret kondisi riil perekonomian daerah, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga sektor usaha besar sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan.

Kepala BPS Kabupaten Langkat, M. Ervin Sugiar, mengatakan sebanyak 948 petugas sensus akan diterjunkan untuk melakukan pendataan ekonomi di seluruh wilayah Kabupaten Langkat.

Sebelum menjalankan tugas, para petugas akan mengikuti pelatihan atau Training Center (TC) di tiga lokasi, yakni Bahorok, Stabat, dan Besitang. Setelah itu, pendataan lapangan dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Sensus Ekonomi bertujuan menyediakan data dasar kegiatan ekonomi yang nantinya menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah,” kata Ervin.

Menurutnya, hasil sensus akan menggambarkan struktur ekonomi daerah, potensi usaha, distribusi kegiatan ekonomi, serta berbagai indikator penting yang dibutuhkan pemerintah dalam merumuskan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti menegaskan seluruh perangkat daerah hingga pemerintah desa diminta mendukung kelancaran pelaksanaan sensus agar data yang diperoleh benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ia juga mengajak masyarakat serta para pelaku usaha untuk memberikan informasi yang sebenarnya kepada petugas sensus.

“Berikan jawaban yang sebenar-benarnya sehingga potensi dan kondisi ekonomi Kabupaten Langkat dapat tergambar secara nyata,” ujar Tiorita.

Menurutnya, data yang valid menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan daerah, termasuk penyusunan program yang berkaitan dengan peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pemkab Langkat berharap hasil Sensus Ekonomi 2026 mampu memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi perekonomian daerah sehingga kebijakan pembangunan yang diambil ke depan lebih efektif dan tepat sasaran.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Langkat secara resmi ditandai dengan penyematan rompi kepada petugas sensus sebagai simbol dimulainya tahapan pendataan ekonomi di daerah tersebut. (Reza)