Hadapi Persija, PSMS Medan Incar Poin Maksimal

redaksi
31 Jul 2026 22:13
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan bertekad menutup kiprahnya di Grup B Piala Presiden Elite 2026 dengan hasil positif saat menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (1/8/2026) pukul 15.30 WIB.

Meski sudah dipastikan gagal melaju ke semifinal, Ayam Kinantan memastikan tidak akan tampil setengah hati. Sebaliknya, laga terakhir fase grup ini akan dimanfaatkan untuk mengakhiri turnamen pramusim dengan catatan positif sekaligus mengganggu peluang Persija yang masih memburu tiket empat besar.

PSMS menjadi satu-satunya tim di Grup B yang belum meraih poin setelah menelan dua kekalahan beruntun. Namun, pelatih Eko Purdjianto menegaskan timnya tetap memiliki motivasi tinggi menghadapi Macan Kemayoran.

Menurut Eko, Piala Presiden Elite menjadi ajang penting untuk mematangkan persiapan menuju kompetisi Championship 2026/2027. Karena itu, perkembangan performa tim menjadi fokus utama dibanding sekadar hasil pertandingan.

“PSMS terus menunjukkan progres, baik dari sisi fisik maupun taktikal. Saya berharap pemain-pemain yang selama ini belum banyak mendapat kesempatan bisa tampil karena ini merupakan turnamen pramusim,” kata Eko, Jumat (31/7/2026).

Pelatih berusia 48 tahun itu menilai pertandingan melawan Persija menjadi kesempatan terakhir untuk mengukur perkembangan tim setelah menghadapi lawan-lawan berkualitas selama turnamen berlangsung.

“Lawan Persija juga menjadi bagian dari pemantapan tim. Kami ingin menampilkan permainan terbaik dan melihat perkembangan yang sudah kami capai,” ujarnya.

Di kubu lawan, Persija datang dengan tekanan yang jauh lebih besar. Tim asuhan Shin Tae-yong masih memiliki peluang lolos ke semifinal, tetapi wajib mengalahkan PSMS dan berharap hasil pertandingan lain menguntungkan mereka.

Macan Kemayoran saat ini baru mengoleksi satu poin setelah kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya dan bermain imbang 2-2 melawan Port FC. Kondisi itu membuat Persija harus meraih kemenangan untuk menjaga peluang lolos.

Selain itu, mereka juga bergantung pada hasil laga Persebaya kontra Port FC yang digelar pada malam hari. Jika Port FC gagal menang, peluang Persija masih terbuka. Sebaliknya, kemenangan wakil Thailand tersebut akan membuat langkah Persija semakin berat.

Meski lawannya memiliki kepentingan besar, PSMS memastikan tidak akan memberikan jalan mudah. Eko mengungkapkan kemungkinan kembali melakukan rotasi pemain untuk memberi kesempatan kepada seluruh anggota skuad sekaligus mengevaluasi kekuatan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Rotasi tetap kami lakukan. Kami ingin melihat performa pemain dan juga perkembangan taktikal tim. Ada beberapa pemain yang belum tampil dan kemungkinan akan kami turunkan,” ungkap mantan asisten pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Namun, PSMS belum bisa memastikan seluruh pemain dalam kondisi siap tampil. Beberapa pemain masih menjalani pemantauan tim medis akibat masalah kebugaran.

“Masih ada tiga pemain yang menepi. Besok kami akan melihat lagi hasil pemeriksaan tim medis sebelum menentukan siapa saja yang bisa dimainkan,” katanya.

Usai Piala Presiden Elite berakhir, PSMS akan memberikan waktu istirahat singkat kepada para pemain sebelum kembali menjalani program latihan dan pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Championship 2026/2027.

“Setelah turnamen ini selesai, pemain akan kami liburkan lebih dulu. Setelah itu kami akan kembali berlatih sebelum menjalani training camp. Pemain diliburkan sekitar lima sampai enam hari,” ujar Eko.

Bagi PSMS, laga melawan Persija bukan sekadar pertandingan formalitas. Selain memburu kemenangan perdana di turnamen ini, Ayam Kinantan juga berpeluang merusak mimpi Persija untuk melangkah ke semifinal. (Reza)