Komisi 2 DPRD Medan Usul Ongkos Pelajar Gratis, Prioritaskan Bus Listrik ke Belawan

redaksi
9 Sep 2026 14:20
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Komisi 2 DPRD Medan mengusulkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggratiskan ongkos transportasi bagi pelajar sebagai upaya meringankan beban keluarga prasejahtera dan mendukung akses pendidikan.

Usulan itu disampaikan anggota Komisi 2 DPRD Medan, Afif Abdillah, dalam rapat evaluasi triwulan bersama Dinas Pendidikan Kota Medan di ruang Komisi 2 DPRD Medan, Senin (7/9/2026).

Afif meminta Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk merealisasikan program ongkos gratis bagi pelajar.

Sebagai tahap awal, ia mengusulkan 72 unit bus listrik yang beroperasi di Kota Medan digratiskan bagi siswa.

Menurutnya, kebijakan tersebut perlu diprioritaskan pada rute menuju Belawan dan kawasan Medan Utara yang mayoritas dihuni masyarakat prasejahtera.

“Terutama trayek bus listrik ke Belawan daerah Medan Utara. Sangat dibutuhkan subsidi ongkos pelajar karena mayoritas warga di sana adalah prasejahtera,” kata Afif.

Afif menilai usulan itu layak dipertimbangkan karena operasional 72 unit bus listrik saat ini telah disubsidi APBD Kota Medan sekitar Rp91 miliar per tahun. Di sisi lain, tingkat keterisian penumpang dinilai masih rendah.

Anggota Komisi 2 DPRD Medan lainnya, Lily, juga mendorong Pemko Medan melalui Dishub, Dinas Pendidikan dan tim anggaran untuk menyiapkan skema subsidi ongkos pelajar.

Menurutnya, bantuan transportasi dapat menjadi salah satu bentuk dukungan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Ia mengusulkan program ongkos gratis di bus listrik segera direalisasikan, sebelum diperluas melalui kerja sama dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) terkait mekanisme subsidi transportasi pelajar.

Dukungan serupa disampaikan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Medan, Modesta Marpaung, yang memimpin rapat. Ia menilai banyak orang tua mengeluhkan biaya transportasi anak ke sekolah sehingga usulan tersebut perlu mendapat perhatian Pemko Medan.

“Banyak para orang tua saat ini mengeluhkan biaya ongkos anaknya pergi ke sekolah. Untuk itu sangat pantas jika keluhan itu disikapi Pemko Medan,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Medan untuk membahas kemungkinan pelaksanaannya.

“Usulan yang bagus, ini akan kami koordinasikan kepada Dinas Perhubungan Medan,” kata Barli. (Reza)