(Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti
LANGKAT, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Langkat memburu predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2026. Untuk mengejar target tersebut, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta segera melengkapi dan memperbaiki data dukung yang masih kurang sebelum batas waktu verifikasi ulang dari pemerintah pusat.
Komitmen itu ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, saat membuka kegiatan Penguatan Data Dukung, Peninjauan Ulang Verifikasi Administrasi (PUVA) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), serta Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender Budget Statement (GBS) di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Selasa (22/9/2026).
Tiorita mengatakan, hasil Evaluasi Mandiri KLA 2026 menunjukkan Kabupaten Langkat memperoleh nilai 850,14. Nilai tersebut menjadi modal untuk meraih predikat KLA kategori Madya.
“Kami berharap minimal kategori Kabupaten Layak Anak level Madya dapat diraih tahun ini. Karena itu seluruh kekurangan data dukung harus segera dilengkapi sesuai ketentuan,” tegas Tiorita.
Menurutnya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) masih memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk memperbaiki dokumen melalui mekanisme PUVA. Kabupaten Langkat dijadwalkan menyampaikan bukti dukung tambahan pada 28-30 Oktober 2026.
Tiorita menegaskan pemenuhan hak anak dan perlindungan perempuan tidak boleh berhenti pada dokumen administrasi semata. Program dan layanan harus benar-benar dirasakan masyarakat hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
“Program dan layanan harus hadir sampai ke kecamatan, desa dan kelurahan. Seluruh perangkat daerah harus terlibat, termasuk dalam perencanaan dan dukungan pembiayaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas PPKB dan PPA Kabupaten Langkat, Indri Nugraheni, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menyempurnakan data dukung pada setiap indikator penilaian KLA sekaligus memperkuat pelaksanaan pengarusutamaan gender.
Ia berharap seluruh data yang dibutuhkan dapat dilengkapi sehingga mendukung proses evaluasi Kabupaten Layak Anak Tahun 2026.
Pemkab Langkat menargetkan penguatan data dukung dan kolaborasi lintas OPD dapat meningkatkan peluang daerah tersebut meraih predikat KLA kategori Madya serta memperkuat perlindungan hak anak dan perempuan di seluruh wilayah Langkat. (Reza)