Rupiah Rontok ke 14.522 per Dolar AS

Tertekan Hebat, Dolar AS Tembus Rp 14.800 di Medan
Tertekan Hebat, Dolar AS Tembus Rp 14.800 di Medan

JAKARTA, kaldera.id- Nilai tukar rupiah berada di Rp14.522 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis (12/3/2020) sore. Posisi tersebut melemah 1.03 persen dibandingkan nilai pada penutupan perdagangan pada Rabu (11/3).

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp14.490 per dolar AS atau melemah dibandingkan posisi Rabu (11/3), yakni Rp14.323 per dolar AS.

Tak hanya rupiah, sore ini, mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau melemah terhadap dolar AS. Tercatat, peso Filipina melemah 1,06 persen, rupee India 0,72 persen, ringgit Malaysia 0,66 persen, dan baht Thailand 0,44 persen.

Selanjutnya, lira Turki Melemah 0,40 persen, yuan China 0,35 persen, dolar Singapura 0,35 persen, diikuti dolar Taiwan 0,12 persen, dan dolar Hong Kong 0,04 persen. Di sisi lain, penguatan hanya terjadi pada yen Jepang 0,83 persen terhadap dolar AS.

BACA JUGA :  Vaksin Booster Ditargetkan Akhir 2022

Kemudian di negara maju, mayoritas nilai tukar bergerak melemah terhadap dolar AS. Terpantau, poundsterling Inggris dan euro masing-masing melemah sebesar 0,24 persen dan 0,11 persen, diikuti dolar Australia yang melemah 0,54 persen. Sementara hanya dolar Kanada yang menguat persen terhadap dolar AS.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai pelemahan rupiah hari ini disebabkan oleh sentimen penyebaran virus corona (covid-19) secara global.

“Melemahnya rupiah terhadap dolar AS adalah lebih dipengaruhi oleh faktor penyebaran COVID-19 yang secara masif,” kata Nafan saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (12/3).

Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan covid-19 sebagai pandemi internasional karena penyebaran virus tersebut telah mencapai 118 negara. (cnn/finta rahyuni)