Ilustrasi
MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan ketersediaan pupuk untuk petani dalam kondisi aman setelah melakukan monitoring stok dan distribusi pupuk di Gudang Pupuk BGR, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Selasa (28/7/2026).
Monitoring dilakukan Staf Ahli Bupati Deli Serdang Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Misran Sihaloho, bersama PT Pupuk Indonesia guna memastikan pasokan pupuk bersubsidi, khususnya urea dan NPK, tersedia sesuai kebutuhan petani.
Misran mengatakan hasil peninjauan menunjukkan stok pupuk di gudang dalam kondisi mencukupi. Karena itu, petani di Deli Serdang diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan pupuk untuk mendukung aktivitas pertanian.
“Stok pupuk dalam kondisi aman dan mencukupi. Kami telah melihat langsung ketersediaan pupuk urea maupun NPK di gudang,” kata Misran.
Menurutnya, distribusi pupuk ke petani dilakukan melalui sekitar 255 Titik Penyerahan Pupuk Bersubsidi (PPTS) yang didukung sembilan agen distribusi di wilayah Deli Serdang.
Ia menjelaskan kendala yang berpotensi terjadi bukan pada ketersediaan stok, melainkan pada proses distribusi di lapangan, termasuk faktor transportasi dan mobilitas angkutan barang.
“Yang menjadi perhatian bukan pada ketersediaan pupuk, melainkan kemungkinan kendala dalam distribusi. Namun secara umum stok pupuk tersedia dengan baik dan dalam waktu dekat juga akan datang tambahan pasokan pupuk,” ujarnya.
Berdasarkan data PT Pupuk Indonesia, saat ini tersedia sekitar 40.000 ton pupuk yang siap disalurkan kepada petani. Perusahaan juga akan menambah pasokan apabila kebutuhan pupuk meningkat.
Sementara itu, Executive Vice President Distribusi PT Pupuk Indonesia Wilayah Aceh-Sumatera Utara, Setiawan Suryo, menegaskan pihaknya berkomitmen menjaga ketersediaan pupuk bagi petani, baik pupuk bersubsidi maupun nonsubsidi.
“Kami berkomitmen menyediakan pupuk dalam jumlah yang memadai untuk memenuhi kebutuhan petani di daerah. Dalam waktu dekat, pasokan pupuk bersubsidi juga akan datang dalam jumlah yang lebih besar,” kata Setiawan.
Ia berharap penebusan pupuk oleh PPTS dan petani dapat terus ditingkatkan agar distribusi berjalan lancar dan kebutuhan pupuk sektor pertanian tetap terpenuhi. (Reza)