Dari 578 Pelamar PPK, 137 Dinyatakan tak Lolos Syarat

0
16
Seleksi calon anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kantor KPU Kota Medan.
Seleksi calon anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Kantor KPU Kota Medan.

MEDAN, kaldera.id – Dari 578 pelamar calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada Medan 2020, sebanyak 137 orang tidak lolos seleksi berkas administrasi. Selebihnya akan mengikuti tahalan selanjutnya, ujian Computer Asissted Test (CAT) yang akan digelar di Pusat Sistem Informasi Universitas Sumatera Utara.

“Ujian CAT dilakukan 30 Januari 2020 mendatang di USU,” kata Ketua KPU Kota Medan, Agussyah R Damanik usai memimpin pleno di KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan, Selasa (28/1/2020).

Agussyah menjelaskan, tidak lolosnya peserta calon PPK tersebut terjadi karena beberapa alasan. Ijazah yang tidak dilegalisir. Calon peserta yang sudah dua periode bertugas sebagai anggota PPK. Adanya peserta yang tidak jelas melamar calon PPK di kecamatan mana hingga identitas pelamar yang tidak berdomisili di Medan sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Banyak hal yang membuat mereka diputuskan tidak lolos pada tahapan ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pihaknya sangat tegas dalam memutuskan para calon yang lolos maupun yang tidak lolos pada tahapan ini. Sebab, mereka melihat tingkat kepatuhan para peserta dalam melengkapi seluruh dokumen mereka.

“Karena nanti saat jadi anggota PPK pun, mereka itu akan banyak berurusan dengan teknis administrasi. Nah, dari sini tentu kita bisa lihat apakah mereka orang-orang yang patuh atau tidak,” tambahnya.

Agus juga meminta partisipasi masyarakat dengan memberikan tanggapan
kepada calon anggota PPK diumumkan tersebut terkait pemenuhan syaratnya atau rekam jejaknya.

Hal ini cukup penting bagi mereka sebagai bahan pertimbangan dan kalarifikasi kepada yang bersangkutan di tahapan wawancara.

“KPU Medan meyediakan form tanggapan yang dapat diisi dan sekira ada bukti-bukti pendukungnya dapat juga disampaikan kepada kami. Tanggapan ini diberikan sejak diumumkan sampai tanggal 5 Februari 2020 mendatang,” pungkasnya. (reza sahab)