Wagubsu Surya dan Mendag melepas 9 ton pisang ks Malaysia di Tebing Tinggi
TEBINGTINGGI, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya bersama Menteri Perdagangan RI Budi Santoso melepas ekspor 9 ton pisang kepok keling ke Malaysia senilai sekitar Rp270 juta dari Kota Tebingtinggi, Jumat (27/2/2026).
Pengiriman tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan ekspor komoditas pertanian Sumatera Utara sekaligus memperluas akses pasar internasional bagi produk lokal.
Surya menegaskan, ekspor tidak sekadar pengiriman barang, tetapi berkaitan langsung dengan standar mutu, kesinambungan produksi, dan kepercayaan mitra dagang.
“Ekspor bukan hanya soal mengirim barang ke luar negeri. Ekspor adalah tentang menjaga kualitas, kontinuitas produksi, standar mutu, serta kepercayaan mitra dagang,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sumut, kata Surya, terus mendorong hilirisasi sektor pertanian agar komoditas tidak berhenti sebagai bahan mentah, melainkan berkembang menjadi produk olahan bernilai tambah tinggi.
Data Pemprov Sumut mencatat nilai ekspor Sumatera Utara sepanjang 2025 mencapai lebih dari US$12,3 miliar atau tumbuh sekitar 14 persen dibanding tahun sebelumnya.
Angka tersebut didorong oleh kinerja sektor perkebunan, pertanian, dan industri pengolahan.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut pelepasan ekspor ini sejalan dengan program “UMKM Bisa Ekspor” yang dijalankan Kementerian Perdagangan.
Program tersebut mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli luar negeri melalui business matching.
“Setiap hari ada business matching. Ada 1.200 UMKM yang sudah transaksi US$134,8 juta. Hampir 70 persen UMKM yang ikut business matching belum pernah ekspor,” kata Budi.
Ia meminta pemerintah daerah aktif mendorong pelaku usaha memanfaatkan program tersebut agar UMKM mampu menembus pasar global.
Wali Kota Tebingtinggi Iman Irdian Saragih menilai ekspor pisang kepok keling ini membuka peluang baru bagi produk lokal untuk bersaing di pasar internasional.
Pemerintah daerah, menurutnya, akan memperkuat kualitas produksi dan akses pasar agar ekspor berkelanjutan.
Ekspor pisang kepok keling ke Malaysia ini menjadi bagian dari strategi peningkatan ekspor Sumut, sekaligus menguji konsistensi kualitas komoditas pertanian daerah di pasar luar negeri. (Reza)