MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ajakan tersebut disampaikan Rico Waas saat menghadiri perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Lapangan Sejati Pratama, Kecamatan Medan Johor, Rabu (8/7/2026).
Menurut Rico, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan, tetapi juga perubahan sikap dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Mulailah dari hal-hal kecil. Peduli kepada keluarga, peduli kepada tetangga, menjaga kebersihan lingkungan, dan menjaga keamanan bersama. Kota ini milik kita semua sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama untuk merawatnya,” kata Rico Waas.
Ia menilai perubahan besar selalu berawal dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Karena itu, masyarakat diajak memperkuat komunikasi antara orang tua dan anak, suami dan istri, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Dalam kesempatan tersebut, Rico juga mengaitkan semangat hijrah dengan Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan yang diperingati pada Juli 2026. Menurutnya, momentum itu harus menjadi pengingat bagi pemerintah untuk terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Pemko Medan juga harus berhijrah menjadi lebih baik. Kalau ada pelayanan yang belum maksimal harus diperbaiki, jalan yang rusak diperbaiki, drainase dibenahi, pelayanan pendidikan dan kesehatan terus ditingkatkan,” ujarnya.
Rico mengatakan pergantian tahun dalam kalender Islam seharusnya menjadi momen refleksi untuk mengevaluasi diri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat bagi sesama.
Ia berharap semangat perubahan tersebut dapat membawa dampak positif bagi pembangunan Kota Medan dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
“Mudah-mudahan Kota Medan semakin maju, semakin sukses, masyarakatnya semakin sejahtera, keluarganya harmonis, anak-anaknya mendapatkan masa depan yang baik, dan kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT,” katanya.
Perayaan Tahun Baru Islam itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Mu’Arif Gusdriansyah, Juara I Qiraat Mujawwad Putra Sumatera Utara 2026, dilanjutkan zikir bersama dan tausiah yang disampaikan Ustaz Abdil Muhadir Ritonga.
Dalam tausiahnya, Abdil Muhadir mengajak umat Islam untuk menjaga keimanan dan akhlak generasi muda agar menjadi generasi yang berprestasi serta bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta ratusan warga yang mengikuti rangkaian peringatan Tahun Baru Islam. (Reza)