PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Danau Toba.
MEDAN, kaldera.id – PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam bidang pendidikan dan pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Danau Toba.
Komitmen tersebut mengemuka dalam silaturahmi INALUM dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di Kantor Gubernur Sumut.
Direktur Utama INALUM Melati Sarnita mengatakan perusahaan terus mendorong program pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan operasional, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurut Melati, salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah menjaga kelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung keberlanjutan pembangkit listrik tenaga air milik perusahaan.
INALUM menargetkan program penanaman pohon di kawasan DTA Danau Toba mencapai 500 hektare pada 2026. Program tersebut dilakukan dengan memilih jenis tanaman yang sesuai karakteristik lahan guna menekan erosi, meningkatkan infiltrasi air, dan memperluas tutupan vegetasi.
Selain penanaman, perusahaan juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti pengembangan pembibitan, pembangunan biopori dan sumur resapan, Sekolah Peduli Lingkungan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pengembangan Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati).
“INALUM akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam bidang pendidikan dan pelestarian kawasan Danau Toba,” kata Melati.
Program-program tersebut dijalankan melalui Shared Value Framework INALUM yang mengintegrasikan kepentingan lingkungan, masyarakat, industri, dan pemerintah dalam satu kerangka pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dilakukan INALUM. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan dapat terus diperkuat melalui program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Menurut Surya, masih terdapat kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di kawasan Danau Toba yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui anggaran pemerintah, termasuk laboratorium dan fasilitas penunjang lainnya.
“Kami berharap INALUM terus memperkuat kontribusinya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di kawasan sekitar Danau Toba,” ujar Surya.
Selain pendidikan, Surya juga mendorong INALUM memperluas kontribusi dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal serta penguatan program konservasi lingkungan di Sumatera Utara. (Reza)