Drainase Putus dan Tersumbat, Wakil Wali Kota Medan Temukan Penyebab Genangan di Helvetia

redaksi
17 Sep 2026 08:04
Medan News 0 12
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menemukan sejumlah saluran drainase tersumbat dan tidak terhubung saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (16/9/2026).

Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu penyebab utama munculnya genangan air di kawasan tersebut.

Peninjauan dilakukan di sejumlah titik yang kerap mengalami genangan, di antaranya Jalan Cempaka, Jalan Kalpataru, serta kawasan Jalan Kapten Muslim, termasuk sekitar Mega Park dan Plaza Millenium.

Dalam sidak itu, Zakiyuddin menemukan adanya pendangkalan dan penyempitan saluran drainase yang menghambat aliran air dari parit lingkungan menuju drainase utama maupun sungai.

Menurutnya, saluran yang tidak terkoneksi dengan baik membuat air hujan tertahan dan memicu genangan, bahkan ketika curah hujan tidak terlalu tinggi.

“Insyaallah minggu depan langsung kita tindaklanjuti. Kita akan berkoordinasi dengan camat dan lurah untuk menyisir titik-titik mana saja yang paritnya tidak terhubung ke parit besar, atau ada bagian yang memutus aliran air,” kata Zakiyuddin di sela-sela peninjauan.

Masalah genangan dan banjir saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.

Zakiyuddin menegaskan, pembenahan infrastruktur drainase tidak akan berjalan optimal apabila konektivitas saluran masih terputus. Sistem drainase yang tidak terhubung hanya akan menampung air tanpa mampu mengalirkannya ke saluran yang lebih besar.

Selain pembenahan teknis, ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, sampah yang dibuang ke parit menjadi salah satu faktor penyumbat aliran air.

“Saya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat lingkungan, khususnya parit di sekitar tempat tinggal. Jangan buang sampah sembarangan. Mari kita sama-sama jaga kebersihan agar Kota Medan bebas banjir,” tegasnya. (Reza)