Bapenda Medan Sidak Tempat Hiburan Malam, Pastikan Pajak Masuk ke Kas Daerah

redaksi
21 Sep 2026 09:39
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan mengintensifkan pengawasan terhadap kepatuhan pajak sektor hiburan malam. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh potensi pajak daerah tercatat dan masuk ke kas daerah guna mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pengawasan dilakukan melalui peninjauan langsung ke sejumlah tempat hiburan malam pada Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu dini hari. Kegiatan dipimpin Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian didampingi Sekretaris Bapenda Ali Fitri Harahap, Kepala Bidang Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan (HRH) Irvan Parlindungan Lubis, Kepala Bidang Parkir, Reklame, Penerangan Jalan, Air Tanah, Sarang Walet dan Retribusi Ibrahim Mangaralaut, serta Kepala UPT IV Bapenda Medan Mustaqim Siregar.

Dalam kegiatan tersebut, tim Bapenda mendatangi sejumlah objek pajak hiburan malam, di antaranya Raeye, Golden Tiger, dan Gold Dragon.

Kepala Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian mengatakan pengawasan lapangan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan kewajiban perpajakan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

> “Kami ingin memastikan kepatuhan wajib pajak sekaligus melihat langsung aktivitas usaha di lapangan. Data kunjungan dan tingkat keramaian akan menjadi bahan evaluasi untuk disandingkan dengan laporan pajak yang disampaikan pengelola usaha,” ujar Agha Novrian.

 

Menurutnya, pengawasan langsung menjadi bagian dari strategi Bapenda dalam meminimalkan potensi kebocoran pendapatan daerah, khususnya dari sektor hiburan yang memiliki kontribusi signifikan terhadap PAD Kota Medan.

Selain memeriksa kepatuhan administrasi perpajakan, tim juga melakukan pemantauan terhadap jumlah pengunjung dan aktivitas usaha yang berlangsung. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi dasar evaluasi terhadap laporan omzet dan kewajiban pajak yang disampaikan wajib pajak.

Agha menegaskan, optimalisasi penerimaan pajak daerah sangat penting untuk mendukung berbagai program pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kota Medan.

> “Pajak yang dibayarkan masyarakat dan pelaku usaha akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, fasilitas publik, dan peningkatan kualitas pelayanan,” katanya.

 

Bapenda Kota Medan juga mengimbau seluruh pelaku usaha hiburan agar terus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan daerah. Pemerintah Kota Medan, lanjutnya, akan mengedepankan pendekatan persuasif namun tetap tegas dalam melakukan pengawasan.

> “Kami berharap seluruh pelaku usaha menjalankan kewajibannya secara transparan dan akuntabel. Kepatuhan pajak menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Kota Medan yang lebih maju,” pungkasnya. (Reza)