Rafriandi Nasution
MEDAN, kaldera.id – Pemerintah Kota Medan meraih penghargaan Excellent City in Digital Public Service Transformation pada ajang National Governance Award 2026 di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Penghargaan tersebut diterima langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan transformasi layanan publik berbasis digital.
Akademisi Universitas Islam Sumatera Utara, Rafriandi Nasution, menilai capaian tersebut menunjukkan kepemimpinan yang memahami arah pengembangan pelayanan digital. Namun, ia menegaskan penghargaan ini harus diikuti evaluasi dan perluasan layanan.
“Penghargaan ini harus jadi pemicu untuk memperluas cakupan pelayanan digital, termasuk menjangkau masyarakat yang belum melek teknologi,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
Ia menekankan pentingnya integrasi layanan digital hingga tingkat kelurahan dan kecamatan, serta penguatan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, tanpa dukungan tersebut, transformasi digital berpotensi tidak merata.
“Jangan sampai sistem digital kuat di internal ASN, tapi lemah di masyarakat. Sosialisasi harus ditingkatkan,” tegasnya.
Rafriandi juga menyebut pengembangan konsep smart city harus dibarengi peningkatan akses internet publik, kualitas layanan, serta insentif bagi aparatur yang menjalankan sistem digital.
Sementara itu, Rico Waas menyatakan penghargaan ini merupakan hasil kerja seluruh jajaran Pemko Medan dalam menghadirkan layanan publik yang modern dan inklusif.
“Digitalisasi bukan sekadar teknologi, tapi bagaimana memudahkan masyarakat dalam mendapatkan layanan,” ujarnya.
Pemko Medan menargetkan penguatan layanan digital sebagai bagian dari pengembangan smart city, sekaligus mendorong peningkatan pelayanan publik dan pendapatan daerah. (Reza)