Dembélé On Fire, Prancis Tantang Swedia di 32 Besar

redaksi
27 Jun 2026 12:38
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Timnas Prancis melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status mentereng sebagai juara Grup I setelah menyapu bersih seluruh pertandingan fase grup. Tantangan berikutnya bagi Les Bleus adalah menghadapi Swedia di Stadion New York New Jersey, East Rutherford, Rabu (1/7/2026).

Skuad asuhan Didier Deschamps tampil sempurna sepanjang penyisihan grup dengan mengoleksi sembilan poin dari tiga kemenangan. Pada laga terakhir Grup I yang berlangsung di Stadion Boston, Sabtu (27/6/2026), Prancis menaklukkan Norwegia dengan skor meyakinkan 4-1.

Kemenangan Prancis dipimpin oleh penampilan gemilang Ousmane Dembélé yang mencetak hattrick pada menit ke-7, 20, dan 32. Satu gol tambahan dicetak Désiré Doué pada masa injury time menit 90+4. Sementara satu-satunya gol Norwegia lahir melalui Thelo Aasgaard pada menit ke-21.

Sejak awal pertandingan, Prancis langsung menunjukkan dominasinya. Dembélé membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit sebelum kembali menggandakan skor pada menit ke-20. Norwegia sempat memperkecil ketertinggalan lewat Aasgaard satu menit kemudian, namun Dembélé kembali mencetak gol ketiganya pada menit ke-32 untuk membawa Prancis unggul nyaman hingga jeda.

Pada babak kedua, Norwegia mencoba keluar menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun lini pertahanan Prancis tampil disiplin dan mampu meredam sejumlah peluang lawan. Saat pertandingan memasuki penghujung laga, Doué memastikan kemenangan Les Bleus melalui gol pada menit 90+4.

Hasil tersebut mengukuhkan Prancis di puncak klasemen Grup I dengan sembilan poin sempurna. Produktivitas lini depan serta keseimbangan permainan menjadi modal berharga bagi Deschamps menghadapi fase gugur.

Di babak 32 besar, Prancis akan berhadapan dengan Swedia yang lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup F. Tim Skandinavia itu mengamankan tiket ke fase gugur setelah mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan pada babak penyisihan.

Secara kualitas skuad dan performa, Prancis lebih diunggulkan. Les Bleus memiliki kedalaman pemain yang merata di semua lini serta lini serang yang sedang tajam. Dembélé menjadi ancaman utama setelah menunjukkan ketajamannya pada laga terakhir, didukung pemain-pemain kreatif seperti Désiré Doué dan rekan-rekannya.

Meski demikian, Deschamps diperkirakan tidak akan menganggap remeh Swedia. Tim berjuluk Blågult dikenal memiliki organisasi permainan yang disiplin dan kemampuan bertahan yang solid. Strategi serangan cepat serta efektivitas dalam memanfaatkan bola mati bisa menjadi senjata Swedia untuk mengejutkan Prancis.

Sementara itu, Norwegia yang finis sebagai runner-up Grup I juga berhasil melangkah ke babak 32 besar. Tim asuhan Ståle Solbakken akan menghadapi runner-up Grup E, Pantai Gading, dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit.

Dengan performa sempurna di fase grup dan ketajaman lini serang yang terus meningkat, Prancis menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara dunia. Namun, fase gugur selalu menghadirkan tekanan berbeda sehingga Les Bleus harus tetap waspada saat menghadapi Swedia demi menjaga asa menuju babak berikutnya. (Reza)