Gus Irawan Pasaribu menegaskan penunjukan Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) adalah keputusan paling tepat sebagai sosok sangat faham makan bergizi gratis dari A sampai Z.
MEDAN, kaldera.id – Gus Irawan Pasaribu menegaskan penunjukan Sudaryono menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) adalah keputusan paling tepat sebagai sosok sangat faham makan bergizi gratis dari A sampai Z.
Hal itu ditegaskan Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan dan anggota DPR-RI fraksi Gerindra periode 2014-2019 dan 2019-2024. Dia mengatakan pemahaman Sudaryono tentang makan bergizi gratis ini bahkan sampai pada makna filosofis yang sangat detil.
“Apalagi Pak Sudaryono sebelumnya menjadi Wakil Menteri Pertanian. Jadi ini sangat pas. Beliau memahami hubungan antara makan bergizi gratis dengan sektor pertanian,” kata dia.
Menurut Gus Irawan, program MBG ini memang irisan dari kebijakan pertanian. “Contohnya di Tapsel. Saya besok (Kamis 23/7/2026), akan hadir di Desa Hutatonga, panen semangka perdana. Ini semua semangka yang dihasilkan masyarakat akan ditampung di SPPG (satuan pelayanan pemenuhan gizi) sekitar lokasi warga,” kata dia.
Gus Irawan menjelaskan panen perdana semangka tersebut tak lepas dari Kerjasama tripartit yang dibuat di Tapsel. “Kita di Tapsel bersama Baznas melakukan kerjasama tripartit yaitu Baznas, SPPG dan mitra (Yayasan). Memberikan zakat kepada mustahik (yang berhak menerima zakat) sebagai modal usaha produktif.”
“Jadi kita minta mereka memanfaatkan lahan tidur dan pekarangan menanam buah dan sayur yang digagas Baznas. Kemudian para penerima zakat yang kemudian menanam sayur dan buah bisa menjual hasil panennya ke dapur MBG,” kata Gus Irawan.
“Ini salah satu bentuk irisan program pertanian dengan keberadaan MBG di daerah. Jadi di Tapsel sudah kita wujudkan,” katanya. Itulah sebabnya Gus Irawan Pasaribu sangat mendukung Sudaryono menjadi Kepala BGN karena faham betul mengkoneksikan MBG dengan program keberlanjutan pengembangan sektor pertanian di masyarakat.
“Bukan hanya itu, saya juga yakin Pak Sudaryono mengerti betul soal nilai filosofis yang diinginkan Bapak Presiden Prabowo terkait pemenuhan gizi warga untuk Indonesia Emas 2045. Generasi kita harus dipastikan memiliki kecukupan nutrisi dan gizi menghadapi persaingan yang sangat kompetitif ke depannya,” kata Gus Irawan Pasaribu yang cukup lama sebagai Ketua DPD Gerindra Sumut.
“Kehadiran Kepala BGN baru juga menjadi pembuka jalan mewujudkan amanah konstitusi bahwa negara harus hadir untuk warga miskin. Itu sebabnya saya sampaikan Pak Sudaryono cukup detil dengan makna filosofis program MBG yang menjadi program unggulan Presiden Prabowo Subianto,” jelas Gus Irawan.
Jadi, menurut Gus Irawan Pasaribu, Kepala BGN yang baru akan membuat keberlanjutan program secara linier untuk pemenuhan gizi anak Indonesia dan ibu hamil, beririsan dengan program ketahanan pangan di sektor pertanian serta mendorong ekonomi di desa karena perputaran uang akan mengakselarasi pertumbuhan.
Gus Irawan yakin kehadiran Sudaryono di BGN akan mengekselarasi program, menegakkan aturan secara tegas dan rigid serta fokus pada tujuan. “Saya mengenal Pak Sudaryono sudah belasan tahun. Dia teruji dengan pegalaman, punya leadership dan kemampuan manajerial mumpuni.”
“Kalau ada yang meragukan, saya kira harus dikasi waktu bekerja. Pak Sudaryono orang yang melekat lama dengan Presiden. Passion nya memang mengurus petani dan figur muda yang mampu menyelaraskan program MBG dengan kebutuhan rakyat. Sebagai salah satu orang yang dekat presiden, kita yakin apa yang dijalankannya fokus pada mengurus rakyat terutama mereka yang berkecimpung di sektor pertanian,” tegasnya. Apalagi Gus Irawan dengan Sudaryono sama-sama berada di kepengurusan HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia). Sudaryono adalah Ketua HKTI 2025-2030.