Sri Rejeki Resmi Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Medan Gantikan Rajudin Sagala

redaksi
1 Sep 2026 18:40
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Sri Rejeki resmi dilantik sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan masa jabatan 2024-2029 menggantikan Rajudin Sagala dalam rapat paripurna DPRD Medan, Selasa (1/9/2026).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Medan Kelas IA Khusus, Mardison dalam rapat paripurna peresmian pemberhentian dan pengangkatan pengganti pimpinan DPRD Medan.

Sebelum prosesi pelantikan, Plt Sekretaris DPRD Medan Erisda Hutasoit membacakan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/461/KPTS/2026 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Pimpinan DPRD Kota Medan Masa Jabatan 2024-2029.

Melalui keputusan yang ditetapkan pada 9 Juli 2026 tersebut, Gubernur Sumut meresmikan pemberhentian Rajudin Sagala dari jabatan Wakil Ketua DPRD Medan dan mengangkat Sri Rejeki dari Fraksi PKS sebagai penggantinya. Pengangkatan berlaku sejak pengucapan sumpah dan janji jabatan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir dalam rapat paripurna menyampaikan apresiasi kepada Rajudin Sagala atas pengabdian dan kontribusinya selama menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Medan.

Rico juga mengucapkan selamat kepada Sri Rejeki atas amanah baru yang diterimanya sebagai unsur pimpinan DPRD Medan.

Menurut Rico, jabatan pimpinan DPRD memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan berjalan efektif demi kepentingan masyarakat.

Ia berharap DPRD Medan terus memperkuat pembentukan peraturan daerah yang responsif, pembahasan anggaran yang tepat sasaran serta pengawasan terhadap program pembangunan dan pelayanan publik.

Selain itu, Rico mendorong DPRD mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan dan memperkuat penyerapan aspirasi masyarakat secara terbuka dan transparan.

“Pemko Medan dan DPRD memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan kebijakan dan pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu sinergi dan komunikasi harus terus diperkuat,” kata Rico. (Reza)