Meski Erupsi Kecil, Aktivitas Bertani Tetap Berjalan

redaksi
1 Sep 2026 17:46
News Sumut 0 6
2 menit membaca

 

KARO, kaldera.id – Aktivitas erupsi kecil Gunung Sinabung tidak menghentikan kegiatan para petani di Desa Sukandebi, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).

Warga tetap bertani dan berkebun meski abu vulkanik masih terlihat keluar dari gunung tersebut.

Di kawasan kaki Gunung Sinabung, sejumlah petani tampak memanen dan menanam berbagai jenis sayuran seperti kentang, kol dan brokoli. Aktivitas pertanian tetap berjalan karena menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Salah seorang petani, Lias Br Bangun, mengaku sudah terbiasa menghadapi erupsi Sinabung yang tidak terlalu besar.

Menurutnya, tanaman kentang lebih tahan terhadap abu vulkanik dibandingkan tanaman lain seperti brokoli.

“Kalau gunungnya seperti ini dan tidak terlalu banyak abu, tanaman masih bisa hidup. Tadinya mau tanam brokoli, tapi takut kena abu karena masih kecil bisa rusak. Jadi kami pilih tanam kentang,” kata Lias.

Ia menjelaskan, kentang baru mulai tumbuh sekitar satu bulan setelah ditanam sehingga diharapkan kondisi Gunung Sinabung sudah lebih aman saat tanaman berkembang.

Petani lainnya, Rosmeri Br Sitepu, juga tetap menanam brokoli di lahannya. Namun, ia mengaku terus memantau aktivitas gunung dan siap meninggalkan ladang jika terjadi peningkatan aktivitas erupsi.

“Kalau asapnya tidak besar dan tidak menggulung-gulung, kami masih ke ladang. Tapi kalau asapnya mulai turun ke bawah, kami langsung pergi,” ujarnya.

Rosmeri mengatakan warga sudah terbiasa hidup berdampingan dengan aktivitas Gunung Sinabung. Meski demikian, mereka tetap waspada dan terus memperhatikan kondisi gunung setiap hari.

Para petani tetap beraktivitas karena bertani dan berkebun menjadi sumber penghasilan utama. Namun, mereka mengaku tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait aktivitas Gunung Sinabung demi menjaga keselamatan. (Reza)