Gangguan distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang sejak Rabu (10/6/2026) disebabkan kerusakan mesin Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Deli Tua serta pecahnya pipa distribusi utama milik PDAM Tirtanadi.
MEDAN, kaldera.id – Gangguan distribusi air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang sejak Rabu (10/6/2026) disebabkan kerusakan mesin Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Deli Tua serta pecahnya pipa distribusi utama milik PDAM Tirtanadi.
Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ardian Surbakti, menjelaskan kerusakan tersebut dipicu oleh pemadaman listrik yang berulang kali terjadi dalam beberapa pekan terakhir sehingga mengganggu operasional instalasi pengolahan air.
“Penyebab matinya IPAM Deli Tua ini salah satunya karena kerusakan mesin. Beberapa minggu terakhir sering terjadi pemadaman listrik berulang sehingga banyak komponen mesin terganggu dan mengalami kerusakan. Hari ini kami terpaksa menghentikan produksi untuk melakukan perbaikan,” ujar Ardian saat meninjau lokasi perbaikan, Rabu (10/6/2026).
Menurut Ardian, dampak pemadaman listrik tidak hanya merusak komponen mesin, tetapi juga menyebabkan gangguan pada jaringan distribusi air. Perubahan tekanan yang terjadi saat peralihan operasional dari listrik PLN ke genset memicu turbulensi di dalam pipa hingga menyebabkan sejumlah titik mengalami kebocoran dan pecah.
“Ketika listrik padam, mesin berhenti dan aliran air kembali ke sumber. Saat genset dihidupkan, air kembali ditekan ke jaringan sehingga terjadi lonjakan tekanan di dalam pipa. Kondisi ini menyebabkan beberapa pipa pecah,” jelasnya.
Dari sejumlah kerusakan yang terjadi, pipa distribusi utama berdiameter 1.000 milimeter di Jalan Purwo, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang menjadi titik kerusakan paling parah dan berdampak besar terhadap layanan pelanggan.
“Yang paling parah adalah pipa distribusi utama berukuran 1.000 milimeter yang pecah. Pipa ini harus diganti sehingga membutuhkan waktu perbaikan lebih lama dibanding titik kerusakan lainnya,” kata Ardian.
Akibat gangguan tersebut, layanan air bersih di tujuh kecamatan di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang mengalami penurunan tekanan hingga tidak mengalir sama sekali.
Saat ini, tim teknis PDAM Tirtanadi masih melakukan perbaikan terhadap mesin IPAM maupun jaringan pipa yang rusak.
Perusahaan menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga distribusi air kembali normal.
“Kami berharap perbaikan dapat selesai dan air sudah kembali mengalir normal pada Kamis (11/6/2026) siang atau sore hari,” pungkas Ardian. (Reza)