Rico Waas: Jangan Jadikan Pekan KHAS Sekadar Bazar

redaksi
13 Jun 2026 10:20
Medan News 0 97
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 tidak boleh hanya menjadi ajang bazar kuliner biasa. Event tersebut harus mampu menampilkan identitas dan kekayaan kuliner yang menjadi ciri khas Kota Medan.

Pesan itu disampaikan Rico Waas saat membuka Pekan KHAS V Tahun 2026 di Jalan Masjid Raya, Kecamatan Medan Kota, Jumat (12/6/2026) malam.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan bedug oleh Rico Waas. Event yang berlangsung hingga 16 Juni 2026 itu diikuti 68 pelaku UMKM kuliner terpilih yang menyajikan berbagai menu khas kepada masyarakat.

Menurut Rico, Kota Medan selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner terbaik di Indonesia. Karena itu, setiap pelaku usaha yang berpartisipasi di Pekan KHAS harus mampu menghadirkan produk yang memiliki karakter dan keunikan tersendiri.

“Saya minta acara ini jangan hanya seperti bazar biasa. Harus ada kekhasan yang ditampilkan. Apa yang membedakan Pekan KHAS dengan bazar UMKM lainnya? Kita harus menonjolkan kuliner yang memang menjadi ikon khas Kota Medan,” kata Rico Waas.

Rico menilai tema Halal, Aman dan Sehat yang diusung dalam kegiatan tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui kualitas produk yang dijual kepada masyarakat.

Ia memastikan seluruh produk kuliner yang dipasarkan selama kegiatan berlangsung telah memenuhi standar halal serta memperhatikan aspek kebersihan dan keamanan pangan.

“Kami pastikan seluruh kuliner yang hadir di sini halal dan proses penyajiannya higienis sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat,” ujarnya.

Selain kualitas produk, Rico juga menyoroti pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha kuliner. Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya meningkatkan kepercayaan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi UMKM.

Karena itu, Rico mengimbau para pelaku usaha memanfaatkan program sertifikasi halal gratis yang masih disediakan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Koperasi dan UKM.

“Masih ada kuota sertifikasi halal gratis. Kami mengajak para pelaku UMKM segera memanfaatkannya sebelum kuota habis dan program beralih menjadi berbayar,” katanya.

Melalui penyelenggaraan Pekan KHAS V Tahun 2026, Rico berharap pelaku UMKM kuliner di Kota Medan semakin berkembang dan mampu meningkatkan daya saing produknya, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Selain menjadi sarana promosi produk, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi Medan sebagai salah satu kota tujuan wisata kuliner di Indonesia.

Pembukaan Pekan KHAS V turut dihadiri Ketua MUI Kota Medan Hasan Matsum, unsur Forkopimda Kota Medan, pimpinan perangkat daerah, serta para camat se-Kota Medan. (Reza)