Laga Perdana di Stadion Utama, PSMS Tak Mau Kehilangan Poin Lagi

redaksi
19 Sep 2026 16:40
Medan News 0 3
3 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – PSMS Medan mengusung misi meraih kemenangan perdana saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.

Laga ini menjadi kesempatan pertama Ayam Kinantan tampil di hadapan pendukung sendiri musim ini. Setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan hanya membawa pulang satu poin dari markas Sumsel United, PSMS bertekad menjadikan laga kandang sebagai momentum kebangkitan.

Pada pekan pembuka di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, PSMS sempat unggul 2-0 melalui gol Phillerson Oliveira dan Javier Siverio. Namun keunggulan tersebut sirna setelah Sumsel United mencetak dua gol balasan dan memaksa laga berakhir imbang 2-2. Situasi semakin sulit karena kiper Rudi N Razak mendapat kartu merah.

Kini, bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, skuad asuhan Eko Purdjianto membidik poin penuh untuk membuka jalan di papan klasemen.

Pelatih PSMS Eko Purdjianto mengatakan timnya telah menjalani persiapan selama enam hari setelah kembali dari Palembang.

“Tim siap untuk menghadapi pertandingan besok melawan Persiku Kudus pasca kita kembali dari Sumsel. Ada persiapan enam hari, dan besok sore kita siap,” kata Eko, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Eko, laga kandang pertama musim ini menjadi motivasi tambahan bagi para pemain. Dukungan suporter di Stadion Utama diharapkan mampu menjadi energi untuk mengamankan kemenangan.

“Kita tahu home pertama di kandang besok sore. Kita kemarin memulai pertandingan away dan hasilnya seri. Besok kita pertama kali di SUSU. Pemain siap. Kita berharap dan optimis dengan pertandingan besok, mudah-mudahan tiga poin,” ujarnya.

Meski optimistis, Eko menegaskan PSMS tidak akan meremehkan Persiku Kudus. Ia menilai setiap pertandingan harus diperlakukan layaknya partai final.

“Kita tidak tahu itu. Yang pasti kita waspada, kita tidak mau anggap remeh tim lawan. Semua tim ketika melawan tim lain adalah final, kita harus fight,” tegasnya.

Absennya Rudi N Razak akibat kartu merah tidak terlalu mengganggu persiapan tim. Eko memastikan PSMS masih memiliki opsi lain di posisi penjaga gawang.

“Kita siapkan tiga kiper lainnya untuk pertandingan berikutnya, dan mereka siap,” katanya.

Di kubu pemain, Rizdjar Nurviat menyebut hasil imbang melawan Sumsel United menjadi pelajaran berharga bagi tim. Ia memastikan seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk mengamankan kemenangan di kandang.

“Tim sudah siap untuk pertandingan kedua. Kita tahu di pertandingan sebelumnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Tim pelatih dan pemain juga sudah punya komitmen untuk mendapatkan tiga poin di Stadion SUSU ini,” ujar Rizdjar.

Persiku Kudus sendiri datang ke Medan dengan modal hasil imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada laga pembuka. Berdasarkan data I.League, pertandingan ini menjadi pertemuan pertama kedua tim di kompetisi tersebut.

Bagi PSMS, tiga poin bukan sekadar target, tetapi juga upaya menjaga kepercayaan publik Sumatera Utara yang akan pertama kali memenuhi Stadion Utama pada musim ini.

Selain itu, rekor kandang Eko Purdjianto yang hanya sekali bermain imbang dan belum pernah kalah musim lalu menjadi modal penting untuk melanjutkan tren positif di hadapan pendukung sendiri. (Reza)