Kemacetan ke Medan Zoo Kian Parah, DPRD Minta Wali Kota Segera Cari Solusi

redaksi
6 Agu 2026 22:50
Medan News 0 15
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Anggota DPRD Medan Binsar Simarmata mendesak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kemacetan lalu lintas menuju kawasan Medan Zoo di Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan.

Kemacetan yang terjadi di ruas Jalan Luku I simpang Jalan AH Nasution hingga Jalan Pintu Air IV, khususnya di depan Perguruan Al Azhar Medan, dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat dan berlangsung selama bertahun-tahun tanpa penyelesaian yang signifikan.

“Kemacetan di kawasan menuju Medan Zoo sudah sangat meresahkan warga. Pemerintah Kota Medan harus serius mencari solusi karena persoalan ini bukan baru terjadi sekarang, tetapi sudah lama menjadi keluhan masyarakat,” kata Binsar Simarmata, Kamis (6/8/2026).

Politisi Partai Perindo itu menilai pelebaran jalan menjadi solusi jangka panjang yang perlu segera direncanakan pemerintah. Namun, menurutnya, masyarakat juga membutuhkan langkah cepat untuk mengurangi kepadatan lalu lintas sebelum proyek pelebaran jalan dapat direalisasikan.
Ia memperkirakan proses pelebaran jalan membutuhkan waktu cukup panjang karena berkaitan dengan perencanaan dan pembebasan lahan.

“Melebarkan ruas jalan memang harus dilakukan, tetapi itu membutuhkan waktu. Sementara warga berharap ada solusi yang bisa segera diterapkan untuk mengurangi kemacetan setiap hari,” ujarnya.

Sebagai langkah jangka pendek, Binsar mengusulkan agar Pemko Medan membuka komunikasi dengan pengelola Perumahan Royal Sumatera guna memanfaatkan akses jalan di kawasan tersebut sebagai jalur alternatif menuju Jalan Jamin Ginting.

Menurutnya, pengalihan arus kendaraan dari Jalan Pintu Air IV melalui kawasan Royal Sumatera, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari, berpotensi mengurangi beban lalu lintas di titik-titik kemacetan.

“Kalau akses itu bisa dibuka, kendaraan dari Jalan Pintu Air IV bisa langsung keluar ke Jalan Jamin Ginting. Ini bisa menjadi solusi cepat untuk mengurai kemacetan, khususnya pada jam-jam padat,” katanya.

Binsar mengungkapkan persoalan kemacetan di kawasan tersebut menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga saat kegiatan reses yang digelarnya di kawasan SMP Negeri 21 Medan beberapa waktu lalu.

Warga mengeluhkan kemacetan yang kerap terjadi di sekitar Jalan Pintu Air IV, terutama di depan Perguruan Al Azhar Medan, sehingga berdampak pada aktivitas masyarakat, termasuk siswa dan tenaga pendidik.

Salah seorang warga, Suhut Tarihoran, mengatakan kondisi jalan yang sempit membuat antrean kendaraan sering mengular pada jam masuk dan pulang sekolah.

Akibatnya, tidak sedikit siswa maupun guru yang terlambat tiba di sekolah.

“Kemacetan di area Al Azhar sudah sering terjadi. Kami berharap pemerintah dapat memperjuangkan pelebaran jalan agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu,” ujarnya.