Wagub Surya Minta Garuda Hidupkan Lagi Rute Kualanamu–Nias

redaksi
3 Sep 2026 17:54
Medan News 0 8
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya meminta Garuda Indonesia membuka kembali penerbangan langsung rute Bandara Internasional Kualanamu–Bandara Binaka Nias guna memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan sektor pariwisata di Kepulauan Nias.

Permintaan itu disampaikan Surya saat menerima kunjungan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro beserta jajaran di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (3/9/2026).

Menurut Surya, akses transportasi udara menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah, khususnya wilayah yang masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

“Kalau bisa ada penerbangan Kualanamu-Nias. Kita ingin mengangkat daerah-daerah yang masih tertinggal. Salah satu indikatornya adalah bertambahnya penerbangan ke daerah tersebut,” kata Surya.

Ia mengatakan Kepulauan Nias masih menjadi salah satu kawasan yang membutuhkan perhatian lebih dalam percepatan pembangunan. Karena itu, peningkatan konektivitas dinilai dapat membuka akses ekonomi, investasi, dan pariwisata yang lebih luas.

“Kita ingin pembangunan difokuskan ke daerah-daerah yang membutuhkan. Harapannya pada 2027-2028 di Sumatera Utara tidak ada lagi daerah yang tertinggal,” ujarnya.

Surya menilai keberadaan penerbangan langsung Kualanamu–Nias akan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di wilayah kepulauan tersebut.

“Penambahan rute dari Medan ke daerah-daerah di Indonesia akan berdampak pada investasi. Sumut akan semakin banyak memiliki peluang investasi di luar Jawa,” katanya.

Selain membahas pembukaan kembali rute penerbangan, Surya juga meminta Garuda Indonesia ikut mempromosikan budaya dan produk unggulan Sumatera Utara kepada penumpang.

Menurutnya, promosi dapat dilakukan melalui penyajian musik daerah maupun kuliner khas Sumut selama penerbangan.

“Kita ingin musik Batak dan musik khas daerah Sumatera Utara bisa lebih diperkenalkan. Begitu juga makanan daerah. Ini bisa menjadi bagian dari promosi produk daerah,” ujarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro mengatakan pihaknya akan menjadikan masukan dari Pemprov Sumut sebagai bahan evaluasi untuk pengembangan jaringan penerbangan dari Medan.

Saat ini Garuda Indonesia melayani tujuh rute penerbangan dari Medan. Namun pengembangan rute baru masih terkendala ketersediaan armada karena sebagian pesawat sedang menjalani perawatan.

“Masukan-masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi kami. Bersama tim, kami akan mencari solusi untuk pengembangan rute dan konektivitas dari Medan,” kata Thomas.

Pembukaan kembali rute Kualanamu–Nias menjadi salah satu harapan Pemprov Sumut untuk memperkuat konektivitas wilayah kepulauan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Nias. (Reza)