36 Orang Diamankan dalam Penggerebekan Narkoba di Sumut, Dewan Desak Bandar Besar Diburu

redaksi
13 Okt 2026 10:48
Medan News 0 34
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Anggota DPRD Medan Fraksi PKS, Zulham Efendi, mengapresiasi penggerebekan sembilan lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkoba di sejumlah wilayah Sumatera Utara.

Ia meminta kepolisian tidak berhenti pada penangkapan di lapangan, tetapi terus memburu bandar besar dan membongkar jaringan pemasok narkotika.

Operasi gabungan yang melibatkan Bareskrim Polri, Polda Sumut, dan instansi terkait itu berlangsung pada Minggu (11/10/2026). Sebanyak 36 orang diamankan dalam penggerebekan di Deli Serdang, Asahan, Mandailing Natal, Karo, Toba, Samosir, Nias Selatan, Pakpak Bharat, dan Kota Sibolga.

Zulham mengatakan, pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan karena dampaknya tidak hanya menyangkut persoalan hukum, tetapi juga mengancam masa depan generasi muda, keluarga, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah Bareskrim Polri, Polda Sumut, dan seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini. Pemberantasan narkoba harus dilakukan secara serius, konsisten, dan berkelanjutan agar masyarakat, terutama anak-anak muda, terlindungi dari bahaya narkotika,” ujar Zulham kepada wartawan di Medan, Selasa (13/10/2026).

Menurutnya, terungkapnya sembilan lokasi tersebut menunjukkan bahwa peredaran narkoba membutuhkan penanganan bersama. Ia berharap pengawasan dan penindakan tidak mengendur setelah penggerebekan, melainkan berlanjut hingga jaringan pemasok dan bandar besar yang berada di balik peredaran narkotika terungkap.

Zulham juga mendorong kepolisian memaksimalkan penindakan di Kota Medan, khususnya kawasan Medan Utara yang menurutnya perlu mendapat perhatian serius dalam penanganan persoalan narkoba.

Ia menegaskan, penindakan hukum harus berjalan beriringan dengan upaya pencegahan dan pemulihan. Dengan demikian, pemberantasan narkoba tidak hanya memberikan efek jera, tetapi juga membuka peluang bagi mereka yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika untuk pulih dan kembali ke tengah masyarakat.

“Harapan kita, operasi ini menjadi momentum untuk menyelamatkan generasi muda Sumatera Utara dari ancaman narkoba. Jangan sampai anak-anak kita kehilangan masa depan karena narkotika. Aparat harus terus memburu bandar dan jaringannya, sementara masyarakat bersama pemerintah perlu memastikan mereka yang ingin pulih mendapat kesempatan untuk memperbaiki diri dan kembali menjadi bagian dari masyarakat,” tutup Zulham.

Zulham menegaskan, DPRD Medan mendukung pemberantasan narkoba sekaligus mendorong penguatan pencegahan di lingkungan masyarakat agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika. (Reza)