Tanggul Paya Bunder Langkat Segera Diperbaiki, Turap Beton Disiapkan

redaksi
17 Okt 2026 19:05
News Sumut 0 29
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id — Perbaikan tanggul Paya Bunder di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, mulai ditindaklanjuti setelah Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengajukan permohonan penanganan kepada Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.

Langkah awal perbaikan ditandai dengan survei lapangan oleh Kepala UPTD PSDA Wampu-Besitang Provinsi Sumatera Utara bersama jajaran terkait, Jumat (16/10/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi tanggul sekaligus menyiapkan rencana penguatan tebing sungai dan penanganan bagian tanggul yang membutuhkan perbaikan.

Permohonan tersebut tertuang dalam surat Bupati Langkat Nomor 600.1.4.3-1026/DPUTR/2026 tentang penguatan tanggul di sejumlah titik di Kabupaten Langkat.

Berdasarkan informasi dari pihak UPTD PSDA Wampu-Besitang, salah satu rencana penanganan di Paya Bunder adalah pemasangan Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) atau turap beton. Struktur ini direncanakan untuk menahan tanah dan mengurangi risiko penggerusan tanggul akibat aliran sungai.

Selain pemasangan turap beton, penanganan juga direncanakan dengan mendatangkan tanah untuk memperkuat serta membentuk kembali bagian tanggul yang memerlukan perbaikan.

Pekerjaan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada akhir 2026 melalui skema pendanaan multiyears Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dengan tetap mengikuti tahapan perencanaan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.

Tiorita mengatakan, penanganan tanggul Paya Bunder menjadi perhatian pemerintah daerah karena berkaitan dengan keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai.

Ia berharap seluruh tahapan perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan pekerjaan berjalan lancar agar penguatan tanggul dapat segera direalisasikan dan risiko penggerusan bisa diminimalkan.

Tiorita juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Langkat mempercepat pelaksanaan rencana pembangunan tahun 2026, terutama proyek teknis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Saya tidak ingin pembangunan di Langkat terkesan lambat, terutama pembangunan teknis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat agar segera dilaksanakan, sehingga penyerapan anggaran 2026 bisa secepatnya berjalan dan dampaknya langsung dirasakan masyarakat Kabupaten Langkat,” tegasnya.

Survei lapangan tersebut menjadi tahapan awal menuju rencana penanganan tanggul Paya Bunder. Masyarakat kini berharap rencana perbaikan itu dapat berlanjut hingga tahap pengerjaan sehingga tanggul lebih kuat dan risiko kerusakan akibat aliran sungai dapat ditekan. (Reza)