Komisi 2 DPRD Medan Siapkan RDP Bahas Ongkos Gratis Pelajar

redaksi
10 Sep 2026 20:43
Medan News 0 5
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Komisi 2 DPRD Medan segera menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas usulan pemberian ongkos gratis bagi pelajar di Kota Medan. Pembahasan akan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.

Ketua Komisi 2 DPRD Medan Kasman Marasakti Lubis mengatakan pihaknya mendukung usulan subsidi transportasi bagi pelajar karena dinilai dapat membantu keluarga prasejahtera mengakses pendidikan.

“Kita mendukung usulan ongkos gratis bagi pelajar di Medan karena bisa membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan pendidikan,” kata Kasman, Kamis (10/9/2026).

Kasman menyebut Komisi 2 akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD Medan dan komisi terkait untuk mempercepat pembahasan program tersebut. Salah satunya dengan Komisi 4 DPRD Medan yang membidangi sektor transportasi.

Menurutnya, RDP lintas komisi akan digelar dalam waktu dekat dengan menghadirkan Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Bappeda, Bagian Hukum Pemko Medan, Organda, serta pihak terkait lainnya.

“Kita ingin mendapatkan masukan dan formulasi terbaik agar program ini tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat,” ujarnya.

Wacana ongkos gratis pelajar sebelumnya mencuat dalam rapat evaluasi triwulan II DPRD Medan bersama Dinas Pendidikan Kota Medan pada Senin (7/9/2026).

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi 2 DPRD Medan Afif Abdillah meminta Dinas Pendidikan segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk menyiapkan skema transportasi gratis bagi pelajar.

Afif mengusulkan agar 72 unit bus listrik yang saat ini beroperasi di Kota Medan dijadikan tahap awal program ongkos gratis pelajar, khususnya untuk trayek menuju Belawan dan kawasan Medan Utara.

Menurutnya, operasional bus listrik telah disubsidi APBD Kota Medan sekitar Rp91 miliar per tahun sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu.

“Terutama trayek ke Belawan dan Medan Utara yang banyak dihuni masyarakat prasejahtera,” kata Afif.

Dukungan juga datang dari anggota Komisi 2 DPRD Medan Lily yang meminta Pemko Medan menyiapkan skema subsidi transportasi bagi pelajar melalui koordinasi antara Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan tim anggaran pemerintah daerah.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Medan Modesta Marpaung. Menurutnya, banyak orang tua mengeluhkan biaya transportasi anak ke sekolah sehingga usulan tersebut layak dipertimbangkan.

“Banyak orang tua yang mengeluhkan biaya ongkos sekolah anaknya. Ini perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya. (Reza)