Dekan FIS Prof Dr Abdurrahman (tiga dari kanan) dan tim penguji kolokium Prodi IP FIS UINSU tengah menguji mahasiswa.(ist)
Dekan FIS Prof Dr Abdurrahman (tiga dari kanan) dan tim penguji kolokium Prodi IP FIS UINSU tengah menguji mahasiswa.(ist)

DELISERDANG, kaldera.id – Dekan Fakultas Ilmu Sosial UIN Sumatera Utara Prof. Dr. Abdurrahman, M.Pd, bersama Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FIS Dr. Abdul Karim Batubara, MA dan Dra. Retno Sayekti, M.Lis, menjadi tim penguji kolokium (ujian) sarjana atas nama Ade Rezeki Santoso, di Ruang Sidang FIS UINSU, Kampus IV, Pancur Batu, Deliserdang, Rabu 19 Oktober 2022.

Ujian sidang kolokium Artikel Jurnal Terakreditasi Nasional Terindeks Sinta 4 Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial UINSU Medan. Adapun judul penelitian yang diangkat Ade Rezeki berjudul “Analisis Kompetensi Literasi Informasi Siswa MAN 2 Langkat Dalam Pengembangan Minat dan Bakat”.

Dalam jurnal yang dibimbing langsung oleh Dra. Retno Sayekti, M.Lis ini, Ade menyebutkan bahwa siswa MAN 2 Langkat sudah memiliki kemampuan literasi yang baik. Meskipun pada beberapa aspek, seperti penggunaan kata kunci dan sistematika pencarian informasi masih acak.

Dalam pelaksanaan sidang Prof Dr, Abdurrahman, M.Pd mengharapkan bahwa hasil penelitian yang dilakukan mahasiswa bukan saja memberikan manfaat mahasiswa dalam peningkatan mutu menulis karya ilmiah tapi juga memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan pengambangan keilmuan civitas akademik.

“FIS yang memiliki sejumlah program studi, termasuk Ilmu Perpustakaan, diharapkan dapat melahirkan penelitian yang menjawab kebutuhan masyarakat. Saat ini, digitalisasi menjadi bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat. Tentu saja, FIS UINSU harus membuat penelitian yang membawa masyarakat pada kecakapan digital yang mumpuni. Masyarakat perlu disadarkan bahwa digitalisasi punya sisi negatif dan positif,” katanya.

Ketua Prodi Ilmu Perpustakan FIS UINSU, Dr. Abdul Karim Batubara, MA, mengatakan, arah penelitian prodi IP lebih banyak kepada yang berbasis digitalisasi perpustakaan dan pengembangan literasi baik informasi, media dan digital. “Ini menjadi salah satu upaya kontribusi Prodi Ilmu Perpustakaan untuk pengembangan akademik, mahasiswa dan masyarakat,” pungkasnya.(rel/red)