Rico Waas Minta PUD Pasar Jadi Mesin Penghasil PAD

redaksi
27 Jul 2026 17:32
Medan News 0 3
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pasar Kota Medan melakukan pembenahan menyeluruh dan tidak lagi bekerja dengan pola lama. Rico menegaskan PUD Pasar harus mampu berkembang menjadi perusahaan yang profesional, modern, dan berorientasi pada peningkatan pendapatan.
Penegasan itu disampaikan Rico saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Triwulan II PUD Pasar Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (27/7/2026).

Dalam rapat yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman dan jajaran perangkat daerah terkait, Rico menilai pengelolaan pasar masih perlu ditingkatkan agar mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“Saya ingin jajaran PUD Pasar menjadikan perusahaan ini sebagai tempat investasi dan mesin pencetak keuntungan bagi perusahaan, bukan sekadar bekerja biasa. Kita harus bisa mengembangkan pasar yang lebih modern,” kata Rico.

Menurutnya, potensi pasar tradisional di Kota Medan masih sangat besar jika dikelola secara profesional. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran manajemen bekerja lebih inovatif dan fokus pada pengembangan usaha.

Rico juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam pengelolaan perusahaan. Ia menegaskan tidak akan mentolerir praktik-praktik yang dapat merugikan perusahaan maupun pemerintah daerah.

“Saya harap tim ini menjadi tim yang solid dan saling menguatkan. Namun ingat, apabila PUD Pasar melakukan kecurangan, saya tidak akan sungkan-sungkan memberikan teguran keras,” ujarnya.

Meski memberikan sejumlah catatan, Rico mengapresiasi beberapa program yang sedang disiapkan PUD Pasar, termasuk rencana pembentukan pasar percontohan dan pengembangan Petisah Night Market.

Sementara itu, Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan wali kota melalui sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
Menurut Anggia, fokus pembenahan akan dilakukan pada tata kelola perusahaan, optimalisasi pendapatan, peningkatan pelayanan kepada pedagang dan masyarakat, serta percepatan digitalisasi sistem.
“Kami berkomitmen penuh untuk meningkatkan kinerja perusahaan,” katanya.

Selain itu, PUD Pasar juga tengah menyiapkan sejumlah inovasi, di antaranya dashboard digital untuk memantau kinerja perusahaan, pengembangan Petisah Night Market, penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), serta pembentukan pasar percontohan.

Program-program tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing pasar tradisional di Kota Medan sekaligus mendorong pertumbuhan pendapatan perusahaan di masa mendatang. (Reza)