Terlibat Genk Motor, Disdik Sumut Kembalikan Siswa SMA dan SMK kepada Orang Tuanya

redaksi
14 Agu 2026 17:35
Medan News 0 4
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara mengambil langkah tegas terhadap siswa SMA dan SMK yang terbukti terlibat atau terafiliasi dengan geng motor. Siswa yang terlibat telah dikembalikan kepada orang tua masing-masing sebagai bentuk sanksi dan pembinaan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, kepada wartawan di Gedung DPRD Sumut, Jumat (14/8/2026).

Alexander mengatakan Disdik Sumut sebelumnya telah menerbitkan surat edaran yang melarang siswa terlibat dalam organisasi atau kelompok yang berpotensi mengarah pada tindakan kriminalitas, termasuk geng motor.

“Langkah tegas sudah dilakukan melalui sekolah. Untuk siswa yang terlibat, sudah kita kembalikan kepada orang tua masing-masing,” kata Alexander.

Menurutnya, pengawasan terhadap siswa akan diperketat untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam aktivitas yang melanggar hukum. Disdik Sumut juga telah memetakan sekolah-sekolah yang dinilai memiliki potensi kerawanan sehingga dapat dilakukan pengawasan dan pembinaan secara lebih intensif.

“Kami sudah membuat pemetaan sekolah-sekolah yang memiliki potensi kerawanan. Ke depan pengawasan dari pihak sekolah akan diperketat,” ujarnya.

Alexander menegaskan, siswa yang terbukti terlibat dalam geng motor atau aktivitas kriminal lainnya akan dikenakan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk dikembalikan kepada keluarga untuk mendapatkan pembinaan dari orang tua.

“Apabila memang terbukti terlibat, tentu akan kita berikan sanksi tegas dengan dikembalikan kepada keluarga atau orang tua,” tegasnya.

Berdasarkan data yang diterima Disdik Sumut, terdapat tujuh siswa SMA dan SMK yang diamankan aparat penegak hukum karena diduga terlibat aktivitas geng motor. Dari jumlah tersebut, satu siswa berasal dari SMK Negeri 5 Medan, tiga siswa dari SMA Negeri 3 Medan, dan tiga siswa lainnya dari SMA Negeri 7 Medan.

Disdik Sumut memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah, orang tua, dan aparat penegak hukum guna mencegah keterlibatan pelajar dalam aksi kriminalitas serta menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. (Reza)