Merdang Merdem 2026, Rico Waas Ajak Warga Jaga Persatuan dan Doakan Kabut Asap Berlalu

redaksi
18 Okt 2026 18:12
Medan News 0 52
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak masyarakat menjaga persatuan di tengah keberagaman etnis sekaligus berdoa agar kabut asap yang menyelimuti Kota Medan segera berlalu.

Ajakan itu disampaikan Rico saat menghadiri puncak perayaan tradisi budaya Karo, Merdang Merdem 2026, di Lapangan Benteng, Sabtu (17/10/2026) malam.

Rico mengatakan, Merdang Merdem bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi ungkapan syukur atas kesuburan tanah dan berkat Tuhan. Ia berharap masyarakat semakin sejahtera dan cita-cita bangsa untuk mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur dapat tercapai.

“Setiap tahunnya kita merayakan Merdang Merdem sebagai bentuk rasa syukur yang diberikan Tuhan kepada bangsa kita, pada daerah-daerah kita yang subur. Mudah-mudahan negara kita semakin maju, negara kita semakin subur, rakyatnya semakin makmur, kita semuanya sehat, dan juga apa yang kita cita-citakan sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur dapat terwujud,” ujar Rico.

Di hadapan warga yang hadir, Rico menegaskan bahwa keberagaman suku merupakan bagian dari identitas Kota Medan yang harus dirawat bersama. Ia menyebut masyarakat Medan terdiri dari berbagai etnis, mulai dari Karo, Batak, Jawa, Minang, Aceh, India, Tionghoa, Nias, hingga kelompok masyarakat lainnya.

Menurut Rico, sejarah Kota Medan yang berawal dari peran Guru Patimpus Sembiring Pelawi hingga berkembang menjadi kota metropolitan menjadi pengingat pentingnya menjaga kebersamaan dalam membangun daerah.

“Biarlah kita berbeda-beda suku, tetapi kita semua bangga bahwa Medan adalah bagian dari suku Karo, dan suku Karo adalah bagian tak terpisahkan dari Kota Medan. Mari kita junjung tinggi persatuan untuk membangun negara yang lebih baik,” tegasnya.

Di tengah perayaan budaya tersebut, Rico juga menyoroti kondisi kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat. Ia mengajak warga bersama-sama memanjatkan doa agar kondisi segera membaik dan kegiatan sehari-hari dapat kembali berlangsung normal.

“Mari kita berdoa bersama, mudah-mudahan kabut asap ini segera berlalu dan kita bisa beraktivitas kembali normal seperti sediakala,” katanya.

Puncak Merdang Merdem 2026 berlangsung dalam suasana kebersamaan. Rico bahkan turun ke tengah lapangan untuk menari landek bersama masyarakat dan tamu undangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Medan, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan. (Reza)