Bobby Sidak Terminal BBM Gunungsitoli, Jalan Rusak Hambat Distribusi Jelang Nataru

redaksi
28 Okt 2026 20:10
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

GUNUNGSITOLI, kaldera. id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta percepatan penanganan infrastruktur jalan di Gunungsitoli, Kepulauan Nias, untuk memulihkan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pembatasan tonase kendaraan akibat pekerjaan infrastruktur membuat kapasitas angkut BBM ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) terganggu.

Hal itu disampaikan Bobby saat melakukan inspeksi mendadak di Pertamina Fuel Terminal Gunungsitoli. Ia berkoordinasi dengan pihak Pertamina agar distribusi BBM kembali berjalan normal sebelum kebutuhan masyarakat meningkat pada periode Nataru.

Bobby menjelaskan, sejumlah pekerjaan infrastruktur yang ditangani Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kementerian Pekerjaan Umum berdampak pada akses kendaraan pengangkut BBM. Pembangunan jembatan dan pekerjaan jalan menyebabkan pembatasan tonase kendaraan yang melintas, sehingga kemampuan distribusi BBM ikut berkurang.



“Kita sudah berkoordinasi dengan Pertamina di sini agar tonasenya bisa kembali normal. Ada beberapa titik yang mudah-mudahan bisa ditangani secepatnya. Untuk menghadapi Nataru, bulan November pokoknya kendaraan yang normal untuk mendistribusikan BBM ke SPBU semuanya ini kembali normal,” ujar Bobby dalam rekaman pernyataannya.

Ia meminta agar penanganan dilakukan melalui dua tahap, yakni solusi sementara untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan menjelang Nataru dan penanganan permanen terhadap infrastruktur yang bermasalah.

Menurut Bobby, pekerjaan pembangunan yang sedang berlangsung menjadi salah satu kendala karena kondisi jalan mengharuskan kendaraan melintas dengan batas tonase tertentu. Karena itu, percepatan penanganan diperlukan agar kendaraan pengangkut BBM dapat kembali beroperasi secara normal.

Pemerintah berharap langkah tersebut dapat menjaga kelancaran pasokan BBM ke SPBU di wilayah Gunungsitoli dan sekitarnya, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat pada libur Natal dan Tahun Baru. (Reza)