Rico Waas Minta Pembiayaan PNM Fokus Ciptakan Usaha Berkelanjutan

redaksi
2 Sep 2026 09:10
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan tidak hanya menyalurkan modal usaha kepada pelaku usaha ultra mikro, tetapi juga membangun sistem usaha yang terstruktur, mudah direplikasi dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi jajaran PNM Cabang Medan di Balai Kota Medan, Selasa (1/9/2026).

Menurut Rico, pemberian modal tanpa diikuti kesiapan operasional usaha berisiko menimbulkan kegagalan usaha dan kesulitan pengembalian pinjaman.

“Saya tidak mau sekadar memberikan uang tanpa kepastian usaha itu sustain. Kita harus memastikan bisnisnya berjalan secara konkret agar pelaku usaha berdaya dan mampu mengembalikan pembiayaan dengan lancar,” kata Rico.

Dalam pertemuan tersebut, Rico didampingi Asisten Umum Laksamana Putra Siregar, Plt Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M. Agha Novrian.

Rico mengatakan Pemko Medan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan akan berkolaborasi dengan PNM menyusun modul bisnis standar bagi pelaku usaha mikro. Modul tersebut mencakup standar operasional dan produksi, pemasaran, branding hingga pengembangan model usaha yang dapat direplikasi.

Ia mencontohkan usaha kuliner seperti nasi goreng yang dapat dikembangkan melalui konsep serupa waralaba mikro sehingga mudah dijalankan penerima manfaat.

“Disiapkan modulnya, seperti bikin franchise, tapi pembiayaannya PNM sendiri. Bisa makanan apa saja, dipandu cara masaknya, standar resep, siapkan brandingnya juga,” ujarnya.

Menurut Rico, pola tersebut diperlukan agar pembiayaan tidak berhenti pada pemberian modal, tetapi mampu menciptakan usaha yang berkelanjutan dan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.

“Saya tidak mau ngasih uang saja, tapi tidak sustain. Kita harus memastikan bisnisnya berjalan, sehingga bisa bayar,” tegasnya.

Sementara itu, Pemimpin PNM Cabang Medan Muhammad Wazir menyatakan kesiapan PNM memperkuat kolaborasi dengan Pemko Medan. Selain menyalurkan pembiayaan, PNM juga akan memperluas program pelatihan bagi pelaku usaha ultra mikro agar mampu berkembang dan memenuhi standar perbankan nasional.

Menurut Wazir, penguatan pendampingan dan pelatihan menjadi bagian penting untuk membantu nasabah naik kelas dan memperluas peluang usaha mereka. (Reza)