Warga Serbu Pasar Murah Pemko Medan, 1,5 Ton Beras Ludes

redaksi
6 Sep 2026 15:00
Medan News 0 5
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — Pasar murah Pemerintah Kota (Pemko) Medan di Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, diserbu warga. Sebanyak 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita yang disediakan ludes terjual.

Pasar murah yang digelar Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Medan itu mulai berlangsung pukul 09.00 WIB. Tingginya minat warga membuat seluruh komoditas yang disediakan terserap sebelum sore hari.

Kepala Dinas Koperindag Kota Medan, Hendra Ridho Gunawan Siregar, mengatakan tingginya penyerapan menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau masih tinggi.

“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau masih sangat tinggi, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah,” ujar Hendra, kemarin.

Pasar murah tersebut digelar serentak di dua kelurahan di Kecamatan Medan Barat dengan menyediakan 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita.

Menurut Hendra, tingginya daya serap komoditas menunjukkan pasar murah masih dibutuhkan masyarakat. Selain membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, program itu juga menjadi salah satu upaya menjaga stabilitas harga dan daya beli.

“Pasar murah merupakan salah satu langkah Pemko Medan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” katanya.

Lurah Sei Agul, Ade Kurniawan, mengatakan tingginya respons warga menunjukkan pasar murah membantu masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

“Alhamdulillah, respons masyarakat sangat tinggi dan seluruh komoditas habis terjual. Semoga kegiatan pasar murah seperti ini dapat terus berlanjut sehingga kebutuhan pokok masyarakat, khususnya warga ekonomi menengah ke bawah, dapat terbantu,” ungkap Ade.

Sebelumnya, pasar murah Pemko Medan juga digelar di sejumlah kecamatan. Pada 28 Agustus 2026, kegiatan berlangsung di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, dengan menyediakan 1 ton beras dan 240 liter minyak goreng.

Pada 31 Agustus dan 1 September 2026, pasar murah digelar di Kecamatan Medan Maimun, meliputi Kampung Air, Sei Mati, Hamdan, dan Jati, dengan 6 ton beras dan 280 liter minyak goreng.

Selanjutnya, pada 2 September 2026, pasar murah digelar di Kelurahan Sei Putih Timur I dan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah, dengan 3 ton beras dan 480 liter minyak goreng.

Pada 3 September 2026, kegiatan berlangsung di Kelurahan Helvetia Tengah dan Tanjung Gusta, Kecamatan Medan Helvetia, dengan menyediakan 3 ton beras dan 480 liter minyak goreng.

Sedangkan pada 4 September 2026, pasar murah berlangsung di Kelurahan Sei Agul dan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, dengan 1,5 ton beras dan 600 liter MinyaKita.

Cepatnya komoditas terserap menunjukkan tingginya permintaan warga terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau. (Reza)