Deli Serdang Terbaik se-Sumatera dalam Perluasan Akses Keuangan

redaksi
22 Okt 2026 18:42
Medan News 0 23
2 menit membaca

 

DELI SERDANG, kaldera.id – Kabupaten Deli Serdang meraih penghargaan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Terbaik Tingkat Kabupaten 2026 Wilayah Sumatera. Penghargaan tersebut diterima Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD di Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap upaya Pemkab Deli Serdang memperluas akses layanan keuangan masyarakat, terutama untuk mendukung kegiatan ekonomi produktif dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Asri Ludin mengatakan, capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk memperluas akses keuangan inklusif agar masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pembiayaan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan penghargaan ini semakin menyemangati kita untuk memperluas akses keuangan inklusif bagi seluruh keluarga agar mampu meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.

Menurutnya, akses pembiayaan harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk membantu pelaku usaha produktif mengembangkan kegiatan ekonomi mereka.

Rakornas TPAKD tersebut dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi harus dirasakan langsung oleh masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pedagang, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Presiden juga menyampaikan rencana memperluas penyaluran kredit bagi masyarakat produktif hingga Rp400 triliun pada 2027, dengan sasaran sekitar 28 juta keluarga.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah meresmikan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan untuk memperkuat koordinasi kebijakan dalam memperluas akses keuangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa literasi keuangan Indonesia pada 2026 mencapai 69,57 persen. Ia menekankan bahwa inklusi keuangan tidak cukup diukur dari kepemilikan rekening, tetapi juga harus memperhatikan ketahanan dan keamanan finansial masyarakat.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, melaporkan ekonomi Indonesia tumbuh 5,4 persen pada semester I 2026. Kredit perbankan tumbuh 13,69 persen, sedangkan dana pihak ketiga mencapai sekitar Rp10.400 triliun.

Friderica juga menyebut terdapat 552 TPAKD di seluruh Indonesia yang berperan mengoordinasikan program perluasan akses keuangan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Program tersebut mencakup pembiayaan pelaku usaha dan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian turut menyoroti insentif fiskal sebagai salah satu instrumen untuk mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah. Ia berharap mekanisme kompetisi kinerja dapat memacu daerah memperbaiki capaian pembangunan, termasuk dalam memperluas akses keuangan masyarakat.

Penghargaan yang diraih Deli Serdang menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk melanjutkan upaya memperluas layanan keuangan formal dan memastikan pembiayaan semakin mudah dijangkau masyarakat yang membutuhkan modal usaha.