Bobby Nasution Dorong Perempuan Sumut Aktif di Publik Tanpa Abaikan Keluarga

redaksi
24 Apr 2026 18:48
Medan News 0 1
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id — Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong perempuan untuk mampu menyeimbangkan peran di rumah tangga dan ruang publik tanpa harus memilih salah satu.

Hal itu disampaikannya saat membuka seminar peringatan Hari Kartini bertajuk “Saatnya Perempuan Bicara” di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (24/4/2026).
Menurut Bobby, masih terdapat kesenjangan dalam keterlibatan perempuan di ruang publik, khususnya pada posisi strategis pengambilan keputusan.
“Masih ada kabupaten/kota yang belum memiliki anggota legislatif perempuan. Ini menunjukkan keterlibatan perempuan masih perlu ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari total 15,7 juta penduduk Sumatera Utara, sekitar 7,8 juta merupakan perempuan, dengan 5,8 juta di antaranya berada pada usia produktif. Potensi ini dinilai besar untuk mendorong lahirnya pemimpin perempuan di masa depan.
“Perempuan tidak perlu takut. Bisa tetap menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga sekaligus aktif di ruang publik,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, yang memaparkan tingginya angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Sepanjang 2025, tercatat 35.131 kasus dengan jumlah korban mencapai 37.372 orang, di mana lebih dari 30 ribu korban merupakan perempuan.
“Angka ini meningkat, namun juga menunjukkan semakin banyak perempuan berani melapor. Ini harus diimbangi dengan upaya pencegahan yang lebih kuat,” ujarnya.

Ia menegaskan, forum seperti seminar menjadi langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah kekerasan, baik di lingkungan keluarga maupun sosial.
Pemerintah diharapkan memperkuat perlindungan serta membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. (Reza)