Kampung Kreatif Sumut Berkah Diseleksi Akhir Tahun, Dana hingga Rp50 Miliar

redaksi
1 Sep 2026 10:32
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan program Kampung Kreatif Sumut Berkah yang akan diluncurkan pada 2027 harus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat dan sektor pariwisata.

Menurut Bobby, desa atau kampung yang diusulkan mengikuti program tersebut akan melalui proses seleksi. Penilaian tidak hanya melihat kreativitas wilayah, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Seleksinya ada manfaatnya ke masyarakat, manfaat ekonomi dan juga pariwisata serta infrastruktur di dalamnya,” kata Bobby kepada wartawan usai Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada kabupaten/kota se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Senin (31/8/2026).

Bobby mengatakan proses seleksi akan dilakukan pada akhir 2026 untuk menentukan desa atau kampung yang akan mendapat intervensi pembangunan pada tahun berikutnya.

Pemprov Sumut menyiapkan anggaran antara Rp5 miliar hingga Rp50 miliar untuk mendukung program tersebut. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan dan pengembangan kampung kreatif yang dinilai memenuhi kriteria.

Meski demikian, hingga akhir Agustus 2026, baru tujuh kabupaten/kota yang mengajukan proposal.

Ketujuh daerah tersebut yakni Kota Binjai, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Kabupaten Samosir, dan Kabupaten Karo.

“Tujuh daerah itu masing-masing baru mengusulkan satu desa. Ada 26 daerah lagi yang katanya baru mau memasukkan,” ujarnya.

Bobby mengatakan anggaran program Kampung Kreatif Sumut Berkah telah disiapkan untuk tahun 2027. Karena itu, ia meminta pemerintah kabupaten dan kota segera mengajukan proposal melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sumut.

Menurutnya, bentuk pengembangan kampung kreatif dapat disesuaikan dengan potensi dan karakteristik masing-masing daerah.

“Nanti kita umumkan desa mana yang diintervensi dan dibantu secara komprehensif. Silakan sampaikan kepada kami melalui proposal, apakah mau dibuat jalannya warna-warni, mau dibuat arung jeram di parit-paritnya, atau rumah-rumahnya diintervensi pembangunannya, silakan saja yang penting kreatif masing-masing untuk menjadikan kampung kreatif,” kata Bobby.

Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprov Sumut untuk mendorong pembangunan berbasis potensi lokal dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menarik kunjungan wisatawan. (Reza)