Sampah Menumpuk, Rico Waas Siapkan 177 Armada Baru pada 2027

redaksi
25 Okt 2026 09:45
Medan News 0 5
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Pemko Medan menyiapkan 177 armada pengangkut sampah pada 2027, terdiri dari 26 truk dan 151 becak motor (bentor). Penambahan ini direncanakan untuk mengatasi keterlambatan pengangkutan sampah yang dikeluhkan warga, bahkan hingga satu atau dua minggu.

Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat kegiatan Gotong Royong dan Sapa Warga di Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Sabtu (24/10/2026).

Dalam dialog itu, seorang warga bernama Susi mengeluhkan sampah di lingkungannya yang terkadang tidak terangkut selama satu hingga dua minggu. Padahal, pengangkutan biasanya dijadwalkan tiga kali dalam sepekan. Menurut informasi yang diterima warga dari petugas, keterlambatan terjadi karena sejumlah armada rusak dan kendaraan operasional belum mencukupi kebutuhan.

Menanggapi keluhan tersebut, Rico mengakui pengangkutan sampah membutuhkan armada yang memadai agar pelayanan bisa berjalan lebih intensif. Kondisi sejumlah truk yang sudah tidak layak juga menjadi perhatian Pemko Medan.



“Memang dibutuhkan, karena pengangkutan sampah harus lebih intensif. Belum lagi truk-truk sampah kita, kalau dilihat di tengah jalan, kondisinya sudah macam-macam. Ini nanti akan menjadi atensi supaya kota kita lebih bersih lagi,” kata Rico, disambut tepuk tangan warga.

Selain masalah sampah, warga mengeluhkan kerusakan Jalan Sei Siguti dan meminta kepastian akses berobat bagi masyarakat yang tidak memiliki jaminan kesehatan.

Rico menyatakan Jalan Sei Siguti akan diperbaiki. Untuk pelayanan kesehatan, ia menjelaskan warga Kota Medan dapat memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) dengan menggunakan KTP untuk berobat gratis di puskesmas maupun rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Gotong Royong dan Sapa Warga merupakan agenda rutin Pemko Medan setiap Sabtu yang digelar bergilir di kecamatan. Melalui kegiatan ini, warga dapat menyampaikan langsung berbagai persoalan, mulai dari sampah, banjir, kerusakan jalan hingga lampu penerangan jalan yang tidak berfungsi. Keluhan tersebut menjadi bahan pemetaan kebutuhan dan penentuan prioritas penanganan.

Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan makanan tambahan bagi balita, bantuan untuk anak yatim, serta piagam penghargaan dan bantuan kepada dua atlet berprestasi asal Medan Petisah.

Keduanya ialah Kirana Aulia, atlet panjat tebing yang mencatatkan sejumlah prestasi pada 2026, serta Anggiat Mauliate Parningotan Tamba, atlet karate yang berprestasi di tingkat kota dan kejuaraan terbuka.

Sebelum berdialog dengan warga, Rico memimpin gotong royong membersihkan Sungai Sei Sikambing. Ia kemudian meninjau perajin rotan di kawasan tersebut. (Reza)