Empat Rumah di Salapian Hangus, Kerugian Kebakaran Ditaksir Rp800 Juta

redaksi
25 Okt 2026 12:12
News Sumut 0 3
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Kebakaran menghanguskan empat rumah warga di Dusun Pamah Tambunan, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sabtu (24/10/2026).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.15 WIB itu, tetapi seluruh harta benda korban dilaporkan habis terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp800 juta.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mendatangi korban sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan dasar untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.

Empat rumah yang terbakar masing-masing milik Ramlah (63), Bangku Malem Br Bangun (89), Sedarita Ginting, anggota DPRD Kabupaten Langkat, serta Marlina Br Bangun (58).



Tiorita menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut. Ia berharap para korban dan keluarga diberi kekuatan untuk menghadapi keadaan serta dapat bangkit kembali setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang berharga.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Langkat, saya turut prihatin atas musibah tersebut. Semoga cobaan ini bisa bersama kita lewati,” ujar Tiorita.

Untuk membantu kebutuhan mendesak para korban, Pemkab Langkat melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan berupa bahan pangan, perlengkapan tidur, pakaian, serta kebutuhan keluarga.

Dinas Sosial menyalurkan 40 kilogram beras, empat papan telur, empat kotak mi instan, 12 kasur lipat, sembilan gulung terpal, 30 paket makanan siap saji, 24 paket makanan anak, 12 paket perlengkapan anak (kids ware), 12 paket perlengkapan keluarga (family kit), 12 selimut, dan 40 sarung.

Sementara itu, BPBD Langkat memberikan delapan paket perlengkapan sandang, empat kotak mi instan, empat matras, delapan selimut, dan empat kasur busa.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban selama masa darurat pascakebakaran. Kehilangan rumah dan harta benda membuat pemenuhan makanan, perlengkapan tidur, serta kebutuhan keluarga menjadi prioritas awal.

Pemkab Langkat juga diharapkan terus berkoordinasi untuk memantau kondisi warga terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka mendapat perhatian selama proses pemulihan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran di kawasan permukiman. Pemeriksaan instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga secara aman perlu dilakukan untuk mengurangi potensi kebakaran. (Reza)