Bupati Deli Serdang Siapkan KUR Bunga Nol Persen untuk UMKM pada 2027

redaksi
29 Okt 2026 17:50
Medan News 0 8
3 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id – Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga ditanggung pemerintah pada 2027 untuk memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Skema ini sedang dibahas bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk dukungan penjaminan dari pemerintah kabupaten.

“Kami ingin pelaku usaha di Deli Serdang memiliki kesempatan untuk berkembang. Tahun depan, kami menyiapkan skema KUR dengan bunga yang dibayarkan pemerintah bekerja sama dengan Himbara, dengan dukungan penjaminan dari pemerintah kabupaten,” kata Asri Ludin saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Kabupaten Deli Serdang di Aula Cadika Lubuk Pakam, Kamis (29/10/2026).

Program tersebut direncanakan menyasar pelaku usaha yang memiliki komitmen kuat dan prospek usaha yang baik. Pemkab Deli Serdang berharap skema ini dapat membantu pelaku UMKM mendapatkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

Menurut Asri Ludin, perluasan akses keuangan harus berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, edukasi keuangan perlu menjangkau berbagai kelompok, mulai dari pelaku UMKM hingga pelajar.



Selain menyiapkan skema KUR, Pemkab Deli Serdang juga memberikan subsidi pajak makan dan minum bagi konsumen yang bertransaksi di restoran atau rumah makan yang menggunakan sistem Qresto.

“Deli Serdang telah menerapkan inovasi Qresto agar penerimaan pajak tercatat dan langsung masuk ke kas daerah. Konsumen yang bertransaksi menggunakan Qresto dikenakan pajak hanya 9 persen, bukan 10 persen, karena 1 persen sisanya disubsidi oleh Pemkab Deli Serdang,” ujarnya.

Asri Ludin mengatakan, penggunaan Qresto membantu pemerintah daerah memantau penerimaan pajak sekaligus mempermudah pengusaha menyetorkan pajak tepat waktu. Pemkab berharap sistem tersebut semakin luas digunakan oleh wajib pajak.

Perluasan akses keuangan juga direncanakan menyasar kalangan santri melalui kerja sama dengan perbankan syariah. Langkah ini diharapkan memperluas pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat Deli Serdang terjangkau program inklusi keuangan. Masyarakat tidak hanya mengenal uang, tetapi juga mampu mengelola keuangan dengan baik untuk merencanakan masa depan. Kami juga ingin mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai,” katanya.

Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Kabupaten Deli Serdang mengusung tema “Ngobrol Keuangan, Buka Peluang, Tumbuh Bersama”. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) untuk memperluas edukasi dan literasi keuangan serta meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan yang aman dan sesuai kebutuhan.

Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Deli Serdang, Sahlan, mengatakan kegiatan tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pengelolaan keuangan sekaligus memperluas akses layanan keuangan bagi berbagai kelompok, termasuk pelajar dan pelaku UMKM.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, pelaku usaha, serta unsur terkait lainnya. (Reza)