Bobby Nasution Biayai 20 Dokter Ambil Spesialis untuk Kepulauan Nias

redaksi
29 Okt 2026 23:03
Medan News 0 5
2 menit membaca

 

GUNUNGSITOLI, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyatakan Pemprov Sumut telah memberikan beasiswa penuh kepada 20 dokter umum untuk menempuh pendidikan dokter spesialis. Program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis spesialis di Kepulauan Nias, termasuk di RSUD dr M Thomsen.

“Masih berjalan, ini yang perlu kita penuhi dulu, sudah 20 dokter kami berikan beasiswa full (penuh) untuk mengambil program dokter spesialis,” kata Bobby menjawab pertanyaan wartawan di RSUD dr M Thomsen, Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026).

Bobby menjelaskan, jumlah penerima beasiswa tersebut mengacu pada rekomendasi kepala daerah se-Kepulauan Nias berdasarkan kebutuhan tenaga spesialis di wilayah masing-masing. Pemprov Sumut akan terus mendorong pemenuhan dokter spesialis agar pelayanan kesehatan masyarakat di kawasan kepulauan itu semakin optimal.

“Kita terus mendorong keterpenuhan dokter-dokter spesialis yang ada di Kepulauan Nias, dan RSUD M Thomsen ini,” ujarnya.



Pernyataan itu disampaikan Bobby setelah menyaksikan penandatanganan berita acara serah terima (BAST) personel, pendanaan, sarana dan prasarana, serta dokumen (P3D) RSUD dr M Thomsen dari Pemerintah Kabupaten Nias kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Pengalihan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumatera Utara.

Bobby mengakui proses pengalihan pengelolaan rumah sakit dapat memunculkan dinamika, termasuk kekhawatiran mengenai perpindahan tenaga medis dan dokter spesialis. Karena itu, Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan.

Ia menegaskan, perubahan pengelolaan RSUD dr M Thomsen tidak boleh mengganggu layanan yang diterima masyarakat. Pengalihan tersebut juga membuka peluang bagi Pemprov Sumut untuk memfasilitasi pembangunan dan peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias. (Reza)