Al Washliyah Medan Ajak Kader Doakan Presiden Prabowo, Matangkan Konsolidasi Organisasi

redaksi
7 Nov 2026 23:15
3 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Pengurus Daerah (PD) Al Jam’iyatul Washliyah (Al Washliyah) Kota Medan mengajak seluruh pengurus dan kader Al Washliyah, baik di Kota Medan maupun di seluruh Indonesia, untuk mendoakan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar diberikan kesehatan, keselamatan, serta kekuatan dalam menjalankan kepemimpinan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua PD Al Washliyah Kota Medan, Dr. Abdul Hafiz Harahap, SH, S.Sos, M.I.Kom, dalam rapat pengurus bersama majelis dan lembaga di lingkungan PD Al Washliyah Medan, Sabtu (7/11/2026).

Hafiz mengatakan, doa dan dukungan moral dari seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar Al Washliyah, menjadi bagian penting dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut dia, dinamika yang tengah berlangsung di Tanah Air membutuhkan kepemimpinan yang kuat, bijaksana, serta berpihak pada nilai-nilai keadilan dan kejujuran.



“Semoga Pak Presiden diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin bangsa ini. Apa yang sedang terjadi merupakan dinamika bernegara yang membutuhkan kekuatan dan kebijaksanaan yang paripurna dari Presiden Prabowo, agar keadilan dan kejujuran tegak di republik ini,” kata Hafiz.

Hafiz berharap Presiden Prabowo dapat menjalankan kepemimpinannya dengan penuh kebijaksanaan, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Bagi Al Washliyah, menjaga persatuan, mendorong tegaknya keadilan, dan merawat kehidupan kebangsaan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

Selain membahas perkembangan situasi kebangsaan, rapat tersebut juga menjadi momentum konsolidasi internal organisasi setelah dilantiknya kepengurusan PD Al Washliyah Medan periode 2026–2031.

Dalam rapat yang juga dihadiri Sekretaris PD Al Washliyah Medan Rahmad Rangkuti, Ph.D dan Bendahara, Dr. Fachroel Rozi, SH, MH, sejumlah agenda strategis organisasi dibahas dan disepakati.

Di antaranya, rencana pengukuhan majelis dan lembaga yang berada di bawah struktur PD Al Washliyah Medan pada akhir November 2026. Langkah ini untuk memperkuat koordinasi, memperjelas peran masing-masing unsur organisasi, sekaligus memastikan seluruh perangkat organisasi dapat segera menjalankan program kerja.

“Penguatan kelembagaan diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan struktur organisasi semata, tetapi juga diikuti dengan peningkatan kinerja dan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat Kota Medan,” kata Rahmad.

Agenda lainnya adalah pengembangan website resmi PD Al Washliyah Medan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi, publikasi, dan dokumentasi organisasi. Kehadiran platform digital tersebut diharapkan menjadi ruang informasi yang dapat menghubungkan pengurus, kader, anggota, serta masyarakat luas dengan berbagai aktivitas dan program Al Washliyah.

Rapat juga menaruh perhatian terhadap masa depan pengelolaan Museum Al Washliyah. Menurut Dr. Fachroel, sebagai bagian dari warisan sejarah dan perjalanan panjang organisasi, museum tersebut memiliki nilai penting dalam merawat memori kolektif, memperkenalkan sejarah perjuangan Al Washliyah, serta mewariskan nilai-nilai organisasi kepada generasi selanjutnya.

Selanjutnya, Abdul Hafiz menegaskan, konsolidasi organisasi menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2026–2031. PD Al Washliyah Medan diharapkan mampu menghadirkan organisasi yang semakin solid, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan umat.(efri s/red)