Tiorita Ajak Warga Hidupkan Semangat Berandan Bumi Hangus

redaksi
14 Agu 2026 02:07
News Sumut 0 1
2 menit membaca

 

LANGKAT, kaldera.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengajak masyarakat terus menghidupkan semangat perjuangan para pahlawan sebagai modal membangun daerah dan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Tiorita saat menghadiri peringatan ke-79 Peristiwa Berandan Bumi Hangus di Lapangan Petrolia, Pangkalan Brandan, Kecamatan Babalan, Rabu (13/8/2026).

Peringatan yang mengusung tema “Dari Berandan untuk Negeri, Menjaga Kedaulatan, Membangun Peradaban” itu berlangsung meriah dan dihadiri ribuan masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelepasan pawai yang diikuti peserta tapak tilas, Paskibraka, purna Paskibraka, pelajar taman kanak-kanak, grup drumband, serta berbagai unsur masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril mengatakan peringatan tahun ini digelar selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Agustus 2026 atas arahan Plt Bupati Langkat.

“Rangkaian kegiatan meliputi expo dan IKM, lomba lagu perjuangan, napak tilas, malam keakraban dan temu tokoh pejuang hingga puncak peringatan Berandan Bumi Hangus,” kata Amril.

Selain itu, Pemkab Langkat juga memberikan penghargaan kepada tokoh, keluarga pejuang, serta para pemrakarsa lahirnya Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 1995 tentang Berandan Bumi Hangus.

Dalam sambutannya, Tiorita mengingatkan bahwa Peristiwa Berandan Bumi Hangus merupakan simbol keberanian masyarakat Pangkalan Brandan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Mari kita lanjutkan perjuangan tersebut dengan semangat yang sama sesuai tugas kita masing-masing,” ujar Tiorita.

Ia menegaskan, semangat patriotisme yang diwariskan para pejuang harus menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan dan mendorong kemajuan Kabupaten Langkat maupun Sumatera Utara.

“Mari bersama menguatkan persatuan, kesetiaan, dan melanjutkan semangat pengabdian untuk memajukan Kabupaten Langkat maupun Sumatera Utara,” tegasnya.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan Setdaprov Sumut Basarin Yunus Tanjung mengatakan nilai perjuangan Berandan Bumi Hangus harus terus diterapkan dalam kehidupan saat ini.

Menurutnya, semangat para pejuang dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Nilai semangat perjuangan ini harus diterapkan di zaman sekarang melalui pendidikan, pembangunan, pelayanan masyarakat, dan peningkatan perekonomian,” katanya.

Peringatan ke-79 Berandan Bumi Hangus ditutup dengan penampilan drama kolosal yang menggambarkan perjuangan masyarakat Pangkalan Brandan mempertahankan wilayahnya dari upaya penguasaan Belanda pada 13 Agustus 1947. (Reza)