Banjir Rendam Medan, Rico Waas Siagakan BPBD dan Kerahkan Damkar

redaksi
29 Okt 2026 17:58
Medan News 0 6
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengerahkan BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) untuk menangani banjir yang merendam sejumlah wilayah sejak Rabu malam (28/10/2026). Penanganan dilakukan mulai dari evakuasi warga dan penyaluran makanan hingga pembersihan sisa lumpur setelah air surut.

Rico menginstruksikan jajaran terkait bergerak cepat membantu warga terdampak. Sejak pukul 21.30 WIB, Rabu, BPBD bersama jajaran kewilayahan telah bersiaga di sejumlah titik untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Penanganan berlanjut hingga Kamis (29/10/2026), terutama di kawasan permukiman yang masih tergenang atau dipenuhi lumpur. Untuk mempercepat pemulihan lingkungan, Rico meminta Damkarmat turun langsung membersihkan lokasi terdampak agar warga bisa kembali beraktivitas.

“Saya minta kepada Damkarmat untuk membantu membersihkan sehingga memudahkan masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa membantu,” kata Rico usai menghadiri Forum Digitalisasi Bapenda Kota se-Indonesia di Grand City Hall, Jalan Balai Kota Medan, Kamis (29/10/2026).



Menurut Rico, penanganan tidak boleh berhenti setelah air surut. Sisa lumpur dan dampak genangan juga harus segera ditangani agar tidak semakin membebani warga. Pada saat yang sama, petugas diminta tetap siaga mengantisipasi kemungkinan banjir kembali terjadi, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

Rico juga mengingatkan warga yang bermukim di dekat aliran sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Perubahan debit air dapat meningkatkan risiko banjir dan mengancam keselamatan masyarakat di kawasan tersebut.

“Kita juga harus tetap waspada, terutama masyarakat yang tinggal di dekat aliran sungai. Memang harus berhati-hati,” tegasnya.

Ia meminta jajaran kewilayahan segera mengarahkan warga di sekitar aliran sungai untuk mengungsi apabila kondisi dinilai membahayakan. Evakuasi perlu dilakukan sebelum situasi memburuk demi mencegah jatuhnya korban.

Pemko Medan terus mengoordinasikan penanganan melalui BPBD, jajaran kewilayahan, dan Damkarmat. Selain memastikan bantuan bagi warga terdampak, kesiapsiagaan petugas dipertahankan untuk menghadapi kemungkinan banjir susulan dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. (Reza)