Masuk 3 Besar PPD 2026, Deli Serdang Pamer Program Unggulan

redaksi
2 Sep 2026 18:14
Medan News 0 5
3 menit membaca

 

DELISERDANG, kaldera.id — Kabupaten Deli Serdang masuk tiga besar nasional Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas.

Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan memaparkan program unggulan dan capaian pembangunan daerah di hadapan tim penilai PPD 2026 di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Dalam pemaparan tersebut, Asri mengandalkan sejumlah program yang menyasar tiga sektor utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, serta pengentasan kemiskinan.
Program tersebut antara lain DEMI PEMULA SEPEDA BAGUS dan PAS SEHAT untuk sektor sumber daya manusia, KAWAN UMKM untuk penguatan ekonomi, serta SIBARULAH dalam penanganan kemiskinan.

“Yang kami bangun bukan hanya program, tetapi bagaimana program itu memberikan dampak. Karena itu, perencanaan harus selaras, pelaksanaannya terintegrasi dan hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Asri.

Di sektor pendidikan, DEMI PEMULA SEPEDA BAGUS menghadirkan layanan pendidikan inklusif bagi kelompok rentan dan anak berkebutuhan khusus (ABK). Layanan tersebut mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, terapi hingga perlindungan sosial tanpa biaya.

Program yang dijalankan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan Sentra ABK di Kecamatan Pagar Merbau itu telah melayani 617 ABK.

Sejumlah indikator pembangunan manusia Deli Serdang juga menunjukkan peningkatan. Harapan Lama Sekolah naik dari 13,40 tahun pada 2024 menjadi 13,46 tahun pada 2025. Sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 77,56 menjadi 78,29.

Pada sektor kesehatan, Pemkab Deli Serdang mengembangkan PAS SEHAT yang mengintegrasikan lima layanan. Di antaranya PAS PULA untuk akses kesehatan masyarakat rentan yang belum terlindungi JKN, PAS JEMPOL untuk administrasi layanan berbasis biometrik, dan PAS CEPAT untuk menemukan kasus tuberkulosis melalui skrining menggunakan mobil X-Ray.

Ada pula PAS CERDIK yang menyasar deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara melalui IVA Test dan skrining.

Sementara PAS KALI 24 Jam memberikan respons kegawatdaruratan yang terhubung dengan DELTA 112.

Untuk mendorong perekonomian masyarakat, Pemkab Deli Serdang mengembangkan KAWAN UMKM dan Café SOBATKU melalui penataan kawasan usaha, fasilitasi legalitas, percepatan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS.

Program tersebut diklaim mampu meningkatkan omzet UMKM rata-rata hingga 93,04 persen.

Sementara untuk pengentasan kemiskinan, Pemkab Deli Serdang mengandalkan SIBARULAH atau Sinergi Bantuan Rumah Layak Huni.

Program ini mengintegrasikan pemenuhan 14.023 unit rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Program tersebut juga didukung pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta bedah rumah terpadu bagi keluarga berisiko stunting.

Implementasi program perumahan tersebut turut mengantarkan Deli Serdang meraih Terbaik I Regional Sumatera untuk Implementasi Program 3 Juta Rumah dari Kementerian PKP RI.

Sejumlah indikator makro ekonomi Deli Serdang pada 2025 juga mengalami perbaikan.

Pertumbuhan ekonomi mencapai 4,55 persen, PDRB per kapita meningkat menjadi Rp78,08 juta, tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 7,69 persen, sedangkan angka kemiskinan turun menjadi 3,11 persen.

Dari sisi perencanaan, RKPD Deli Serdang 2026 telah diselaraskan dengan RKP 2026.

Sebanyak Rp5,18 triliun anggaran RKPD 2026 diarahkan untuk mendukung delapan Prioritas Nasional melalui 2.374 subkegiatan.

Asri mengatakan masuknya Deli Serdang dalam tiga besar nasional PPD 2026 harus menjadi momentum untuk memastikan pembangunan tidak berhenti pada dokumen perencanaan dan program kerja.

“Pada akhirnya, pembangunan harus membawa perubahan. Ketika kemiskinan turun, pengangguran turun, IPM meningkat dan ekonomi tumbuh, di situlah kita melihat pembangunan memberikan dampak,” tegasnya.

Presentasi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, Ketua TP PKK Jelita, Kepala Bappedalitbang Yetti Sembiring, Inspektur Edwin Nasution serta jajaran pimpinan perangkat daerah lainnya. (Reza)