Bobby Nasution Siapkan Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Pasien BPJS Tetap Dilayani

redaksi
18 Mei 2026 16:40
2 menit membaca

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang disiapkan yakni menghadirkan rumah sakit bertaraf internasional di Sumut yang tetap melayani pasien BPJS Kesehatan.
Rencana pembangunan rumah sakit tersebut dibahas dalam pertemuan Bobby Nasution bersama pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan jajaran direksi Rumah Sakit Haji Medan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (18/5/2026).

Dalam rapat tersebut, Bobby menegaskan pentingnya kesiapan seluruh aspek layanan kesehatan mulai dari fasilitas rumah sakit, alat kesehatan, sumber daya manusia (SDM), hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Bobby, rumah sakit yang dirancang tersebut diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kesehatan modern dengan fasilitas yang nyaman dan berkualitas layaknya hotel berbintang lima.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Faisal Hasrimy mengatakan rumah sakit bertaraf internasional itu akan dibangun melalui pola kerja sama operasional (KSO) antara pemerintah dan pihak swasta.

“Dengan sistem KSO, Pemprov Sumut tidak perlu membangun kapasitas operasional rumah sakit dari nol. Selain itu, mitigasi risiko SDM dan manajemen lebih baik, operasional lebih cepat, aset tetap dimiliki pemerintah, fleksibel secara administratif, dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujar Faisal.
Ia menjelaskan, proyek tersebut melibatkan PT Dirga Surya, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), RS Haji Medan, RS Mitra (RS An-Nisa), serta PT Bank Sumut.
Dalam skema tersebut, PT Dirga Surya bertugas menyediakan aset, RS Mitra mengelola layanan operasional sesuai standar profesional, sedangkan RS Haji Medan bertanggung jawab memastikan mutu layanan dan tata kelola rumah sakit.

“Rumah sakit bertaraf internasional ini tetap melayani pasien BPJS Kesehatan. Tujuannya menghadirkan layanan kesehatan terpadu, berkualitas tinggi, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” katanya.

Rumah sakit itu direncanakan memiliki enam lantai dengan kapasitas 250 tempat tidur serta dilengkapi layanan kesehatan modern dan tenaga medis kompeten.

Lokasinya akan berada di pusat Kota Medan dan berdekatan dengan dua rumah sakit bertaraf internasional lainnya yang saat ini belum melayani pasien BPJS Kesehatan. (Reza)