Bobby Nasution Bangun SMK Pariwisata Gratis Berasrama di Samosir

redaksi
7 Jul 2026 17:44
Medan News 0 15
2 menit membaca

 

MEDAN, kaldera.id – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) unggulan bidang pariwisata berkonsep boarding school di Kabupaten Samosir. Seluruh biaya pendidikan di sekolah tersebut akan ditanggung Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Program itu disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Menurut Bobby, SMK unggulan tersebut dipersiapkan untuk mencetak sumber daya manusia yang kompeten guna mendukung pengembangan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia.

“Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata,” kata Bobby.

Ia menjelaskan, sekolah tersebut tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan karakter siswa melalui sistem asrama. Karena itu, seluruh kebutuhan pendidikan, termasuk biaya tinggal dan pembinaan siswa, akan ditanggung pemerintah.

“Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa,” ujarnya.

Bobby mengatakan proses perencanaan pembangunan sekolah telah berjalan. Pemerintah Kabupaten Samosir juga telah menyiapkan lahan untuk mendukung realisasi proyek tersebut.

“Tanahnya sudah kami siapkan, tinggal kami membangun. Jadi DED-nya sudah kami buat,” katanya.

Selain sektor pendidikan, Bobby juga menyoroti pentingnya pengembangan budaya berbasis industri kreatif. Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup dilakukan secara konvensional, tetapi harus mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Kita bukan zamannya lagi hanya melestarikan secara statis, tapi bagaimana melestarikan melalui industri,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bobby turut mengusulkan integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PSBI, Effendi Simbolon, menyampaikan tiga aspirasi utama kepada Pemerintah Provinsi Sumut. Pertama, terkait persoalan ketersediaan air bersih dan irigasi di Kabupaten Samosir.

“Satu-satunya kabupaten yang di tengah air, tapi kekurangan air. Baik air bersih maupun air irigasi,” kata Effendi.

Kedua, PSBI meminta operasional perusahaan budidaya ikan Aquafarm di kawasan Danau Toba tetap memperhatikan aspek lingkungan melalui pengelolaan air dan limbah yang baik.

Ketiga, PSBI menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Batak sebagai identitas masyarakat dan warisan yang harus diwariskan kepada generasi mendatang. (Reza)